AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
6,825 view

3 RTLH di Pariaman Dibangun, Wako: Setiap Warga Berhak Tinggal di Rumah yang Sehat

Berita visual: bagaimana RTLH di Pariaman berdampak pada masyarakat luas?
Wako Pariaman, Yota Balad, saat meletakkan batu pertama pembangunan RTLH di Desa Pauh Timur, Senin (27/10/2025). (Foto: Diskominfo Pariaman)

Pariaman, AyoSumbar.id – Program RTLH di Pariaman terus berjalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wali Kota Pariaman, Yota Balad, kembali memimpin peletakan batu pertama pembangunan tiga Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Pariaman, Senin (27/10/2025).

Kegiatan pembangunan RTLH di Pariaman kali ini berlangsung di Desa Pauh Timur, Kecamatan Pariaman Tengah, serta Desa Bato dan Desa Kampung Kandang, Kecamatan Pariaman Timur.

Ketiga rumah tersebut mendapat pembiayaan dari Baznas Kota Pariaman. Sebelumnya, pada September lalu, pemerintah juga melaksanakan program serupa di Kecamatan Pariaman Utara.

Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan bahwa program RTLH di Pariaman merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga. Ia menilai, tempat tinggal yang layak menjadi hak setiap masyarakat.

“Setiap warga Pariaman berhak tinggal di rumah yang sehat dan aman. Program bedah rumah ini hasil kerja bersama dengan dukungan banyak pihak. Selama masa kepemimpinan kami, seluruh masyarakat yang masih memiliki RTLH akan kami upayakan mendapat hunian layak,” ujarnya.

Yota Balad menambahkan, tiga warga yang menerima manfaat RTLH di Pariaman kali ini ialah Agusmantoni dari Desa Pauh Timur, Fatmawati dari Desa Bato, serta Nurmayanti dari Desa Kampung Kandang.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan berasal dari zakat para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikelola oleh Baznas. “Untuk Agusmantoni dan Nurmayanti, Baznas Kota Pariaman memberikan bantuan sebesar Rp20 juta,” ujarnya.

“Sedangkan Fatmawati menerima Rp25 juta dari Baznas Provinsi Sumatera Barat, ditambah Rp10 juta dari Kepala Desa Bato dan perangkatnya,” sambung Yota.

Ia juga menyebut bahwa pemerintah terus mencari cara agar seluruh warga penerima RTLH di Pariaman bisa segera mendapatkan bantuan.

“Sebelumnya, kami juga telah menyalurkan bantuan bedah rumah kepada warga di Desa Nareh 1, Cubadai Air Utara, dan Toboh Palabah melalui Baznas Kota. Selain itu, ada pula bantuan dari reses anggota DPR RI dan Baznas Provinsi,” tambahnya.

Menurutnya, berbagai upaya ini penting karena kondisi keuangan daerah belum mampu menjangkau seluruh warga penerima program RTLH di Pariaman. Meski begitu, ia berharap kolaborasi dengan banyak pihak dapat memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi. Semoga program ini terus berlanjut agar semakin banyak keluarga di Pariaman terbantu,” tutup Yota Balad. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version