BREAKING NEWS
    9,030 view

    Sawah Pokok Murah di Nagari Garagahan Panen, Anggota DPR Salut

    Waktu Baca: 2 menit
    Bupati Agam, Benni Warlis, bersama Anggota DPR RI, Cindy Monica Salsabila Setiawan, ikut memanen padi dalam program Sawah Pokok Murah di Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kamis (21/8/2025). (Foto: Diskominfo Agam)

    Agam, AyoSumbar.id – Sawah pokok murah di Nagari Garagahan kembali membawa harapan baru bagi petani. Di tengah tantangan cuaca yang kian tidak menentu, program pertanian ini dinilai mampu menjawab keresahan petani akan biaya produksi tinggi, ancaman hama, serta penurunan kualitas lahan.

    Harapan itu semakin nyata ketika Bupati Agam, Benni Warlis, bersama Anggota DPR RI, Cindy Monica Salsabila Setiawan, turun langsung memanen hasil sawah pokok murah di Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kamis (21/8/2025).

    Benni Warlis menegaskan, program Sawah Pokok Murah (SPM) membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Selain tahan terhadap kekeringan dan relatif minim serangan hama, pola ini terbukti lebih hemat biaya.

    “Dengan biaya produksi yang murah, hasil panen bisa berlimpah. Jerami yang digunakan sebagai pengganti pupuk kimia mampu meningkatkan unsur hara tanah, sehingga produktivitas sawah meningkat,” jelasnya.

    Ia menambahkan, penerapan SPM di Agam sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pola tanam ramah lingkungan. Dengan mengurangi penggunaan zat kimia, lahan pertanian bisa lebih berkelanjutan, sekaligus menjaga kesehatan ekosistem.

    “Dibandingkan dengan pengelolaan sawah konvensional, hasil dari SPM terbukti jauh lebih besar. Dengan biaya rendah dan panen meningkat, kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,” katanya optimistis.

    Sementara itu, apresiasi datang dari Anggota DPR RI, Cindy Monica Salsabila Setiawan. Ia menilai inovasi ini patut dicontoh dan diperluas penerapannya. Menurut Cindy, SPM tidak hanya menjanjikan hasil panen yang melimpah, tetapi juga mendukung ketahanan pangan nasional.

    “Program ini sangat bermanfaat, tidak hanya dari sisi hasil panen yang melimpah, tetapi juga karena mendorong pertanian berkelanjutan yang minim zat kimia. Semoga bisa diterapkan secara luas oleh para petani,” ujarnya.

    Di sisi lain, keuntungan ekonomi dari program ini juga menjadi daya tarik tersendiri. Dengan biaya produksi yang rendah dan nilai jual gabah yang tinggi, petani dapat memperoleh hasil lebih besar tanpa terbebani ongkos tanam yang mahal. Dampaknya diharapkan langsung terasa pada peningkatan taraf hidup masyarakat, khususnya petani di Kabupaten Agam.

    Melalui program sawah pokok murah di Nagari Garagahan, pemerintah daerah bersama wakil rakyat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pertanian yang tidak hanya produktif, tetapi juga ramah lingkungan. Langkah ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. (*)

    Avatar of St Batuah
    Avatar of Arditono
    Avatar of St Batuah
    St Batuah
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *