Pengentasan Kemiskinan di Padang Panjang Diperkuat Lewat Sinergi dengan Pemerintah Pusat
Padang Panjang, AyoSumbar.id – Harapan besar terus dititipkan pada program pengentasan kemiskinan di Padang Panjang. Upaya itu kini kian dipacu lewat sinergi erat antara Pemerintah Kota dengan Pemerintah Pusat, demi memastikan masyarakat merasakan langsung manfaat pembangunan yang merata dan berkeadilan.
Selasa (26/8/2025), Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis bersama Wakil Wali Kota Allex Saputra melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono di Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis bagi Pemko untuk memaparkan berbagai program prioritas dalam mempercepat penanganan kemiskinan di Padang Panjang sekaligus memperkuat ketahanan sosial.
Dalam dialog itu, Pemko Padang Panjang menyoroti sejumlah agenda penting. Di antaranya pembangunan Kampung Siaga Bencana yang dinilai mendesak karena kondisi geografis kota kecil di lereng Bukit Barisan tersebut tergolong rawan bencana.
Selain itu, Pemko juga menawarkan program pengentasan kemiskinan di Padang Panjang melalui pemberdayaan sosial masyarakat. Program ini dirancang agar keluarga miskin dapat keluar dari garis kemiskinan di Padang Panjang secara berkelanjutan.
Tak kalah penting, Pemko mengusulkan pendirian Sekolah Rakyat sebagai alternatif pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Langkah ini diharapkan bisa membuka akses pendidikan lebih luas, sehingga tidak ada lagi anak Padang Panjang yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi.
Hendri Arnis menyampaikan rasa syukurnya dapat berdialog langsung dengan Kementerian Sosial. Ia menegaskan, pertemuan ini bukan hanya soal menyampaikan program, tetapi juga menjelaskan kebutuhan nyata masyarakat.
“Kami memaparkan bagaimana percepatan penanganan kemiskinan bisa dilakukan, sekaligus pembangunan Kampung Siaga Bencana dan kehadiran Sekolah Rakyat. Tentu besar harapan kami agar langkah-langkah ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Pusat,” tutur Hendri.
Wakil Wali Kota Allex Saputra menambahkan, program tersebut lahir dari kebutuhan riil masyarakat. Menurutnya, pemerintah tidak bisa berhenti pada seremoni atau formalitas belaka.
“Yang terpenting adalah masuk langsung ke jantung persoalan rakyat. Dengan dukungan Kementerian Sosial, kami percaya program ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang luas,” tegas Allex.
Dari pihak Pemerintah Pusat, Wamensos Agus Jabo Priyono memberi apresiasi atas langkah proaktif yang ditunjukkan Padang Panjang. Ia menilai program yang dibawa Pemko relevan dengan tantangan di lapangan.
“Untuk daerah rawan seperti Padang Panjang, keberadaan Kampung Siaga Bencana sangat penting. Program graduasi kemiskinan di Padang Panjang pun harus dipercepat, sementara Sekolah Rakyat bisa menjadi terobosan bagi pendidikan alternatif yang lebih inklusif,” ujar Agus.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana terbuka dan dialogis. Pemko Padang Panjang berharap agar hasil audiensi ini tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan ditindaklanjuti dengan dukungan konkret dari Pemerintah Pusat.
Dengan demikian, berbagai program yang diusulkan benar-benar bisa dijalankan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Seperti harapan banyak pihak, sinergi pusat dan daerah diharapkan menjadi pintu baru untuk mengurangi beban warga miskin sekaligus meningkatkan ketahanan sosial di kota berhawa sejuk itu. (*)
