Profil Nagari Koto Tinggi di Kecamatan Gunung Omeh, Limapuluh Kota
Limapuluh Kota, AyoSumbar.id – Profil Nagari Koto Tinggi menampilkan gambaran lengkap mengenai kondisi geografis, demografi, hingga sarana prasarana yang ada di wilayah ini. Sebagai salah satu nagari terbesar di Kecamatan Gunung Omeh, Koto Tinggi memiliki peranan penting baik dari segi luas wilayah, jumlah penduduk, maupun pusat aktivitas masyarakat.
Sekilas Profil Nagari Koto Tinggi
Nagari Koto Tinggi memiliki luas mencapai 106,61 km², yang setara dengan 70,78 persen dari total luas Kecamatan Gunung Omeh. Letaknya berada tepat di pusat kecamatan dengan jarak 0 km dari ibu kota kecamatan, sementara menuju ibu kota Kabupaten Limapuluh Kota berjarak sekitar 53 km.
Pembagian Wilayah dan Jorong di Nagari Koto Tinggi
Koto Tinggi terbagi ke dalam 11 jorong, yaitu:
- Jorong Lubuak Aua
- Jorong Lakuang
- Jorong Kampuang Melayu
- Jorong Kampuang Muaro
- Jorong Sungai Siriak
- Jorong Puah Data
- Jorong Sungai Dadok
- Jorong Aie Angek
- Jorong Kampuang Cubadak
- Jorong Palangkitangan
- Jorong Kampuang Padang
Kependudukan
Jumlah penduduk Nagari Koto Tinggi tercatat 7.156 jiwa tahun 2o23 dengan rasio jenis kelamin seimbang (100,00). Yakni terdiri dari 3.578 laki-laki dan 3.578 perempuan. Dari keseluruhan populasi kecamatan, penduduk Koto Tinggi menyumbang sekitar 48,79 persen. Dengan luas wilayah yang ada, tingkat kepadatan penduduk mencapai 96,70 jiwa per km².
Kehidupan Keagamaan
Kehidupan beragama di Koto Tinggi terfasilitasi dengan baik melalui keberadaan 15 masjid serta 27 mushala. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap kegiatan keagamaan.
Sarana Transportasi
Akses transportasi di nagari ini cukup memadai. Transportasi darat menjadi moda utama dengan dukungan angkutan umum yang beroperasi pada trayek tetap. Jalan darat sebagian besar telah berlapis aspal dan beton, memudahkan mobilitas warga antarjorong maupun ke wilayah lain.
Jaringan Telekomunikasi
Untuk layanan telekomunikasi, terdapat 1 menara telepon seluler dengan dukungan 1 operator layanan. Namun, kualitas sinyal masih tergolong lemah, meskipun jaringan yang tersedia sudah mendukung 5G/4G/LTE.
Perdagangan dan Pasar
Aktivitas perdagangan masyarakat terpusat pada Pasar Koto Tinggi, satu-satunya pasar dengan bangunan permanen di nagari ini. Pasar tersebut rutin berlangsung setiap hari Sabtu, menjadi pusat interaksi ekonomi bagi warga.
Penutup
Profil Nagari Koto Tinggi menggambarkan sebuah wilayah yang luas, dengan jumlah penduduk hampir setengah dari total kecamatan, serta aktivitas keagamaan dan perdagangan yang hidup. Meski masih terdapat keterbatasan pada aspek telekomunikasi, nagari ini tetap menjadi pusat kegiatan utama di Kecamatan Gunung Omeh dengan potensi yang besar untuk berkembang. (*)
