Pariaman Dapat 5.000 Bibit Unggul Produktif dari Kemenhut
Pariaman, AyoSumbar.id – Bibit unggul produktif disalurkan kepada 1.000 kepala keluarga (KK) di Kota Pariaman melalui program Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dengan dukungan dana aspirasi anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Nasdem Daerah Pemilihan Sumbar 2, Cindy Monica Salsabila Setiawan. Penyerahan berlangsung di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan, Minggu (21/9/2025).
Cindy Monica menyatakan program aspirasi ini menjadi kolaborasi Kemenhut dengan DPR RI. Ia menekankan program ini mendorong tercapainya swasembada pangan hingga tingkat desa.
“Hari ini kita serahkan 5.000 bibit unggul produktif kepada warga Kota Pariaman. Bibit terdiri dari durian musangking, jambu madu, dan alpukat. Setiap penerima mendapatkan lima bibit. Program ini menstimulasi masyarakat agar mengelola pekarangan atau lahan kosong menjadi sumber pendapatan tambahan,” ujarnya.
Ia menegaskan, sebanyak 27 persen warga Kota Pariaman masih menggantungkan ekonomi pada sektor pertanian. Pemerintah berkomitmen mendukung petani agar berhasil meningkatkan taraf hidup.
“Kami meminta penyuluh pertanian mendampingi penerima supaya bibit tumbuh subur dan dalam beberapa tahun ke depan menjadi ladang ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia menilai bibit unggul produktif sangat strategis untuk memperkuat ketahanan pangan serta ekonomi kerakyatan.
“Bantuan ini hadir berkat kepedulian dan kerja keras DPR RI Cindy Monica yang memperjuangkan aspirasi warga Pariaman di tingkat nasional,” katanya.
Mulyadi juga mengungkapkan kondisi petani yang terdampak hama. Ia meminta dukungan pemberantasan hama agar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian meningkat lebih besar dibanding sektor lain.
Hadir pula dalam kegiatan itu, Anggota DPRD Kota Pariaman Taufik serta Ketua Partai Nasdem Kota Pariaman Iskandar. Mereka ikut mendukung penyaluran bibit unggul produktif agar berjalan maksimal.
“Kami berharap penerima serius merawat tanaman ini. Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan perlu mendampingi kelompok tani agar bibit tumbuh optimal serta menghasilkan panen maksimal,” tutup Mulyadi. (*)
