BREAKING NEWS
    4,956 view

    Ketua TP PKK Lusi Welly Pimpin Penilaian di 2 Nagari, Pacu Kader Gerakan Program

    Waktu Baca: 2 menit
    Ketua TP PKK Kabupaten Pasaman, Lusi Welly Suhery, meninjau kegiatan penilaian Gerakan PKK dan Dasawisma di Nagari Sontang Cubadak. ((Foto: Diskominfo Pasaman)

    Pasaman, AyoSumbar.id – Ketua TP PKK Kabupaten Pasaman, Lusi Welly Suhery, memimpin langsung rangkaian Penilaian Gerakan PKK dan Dasawisma tingkat Kabupaten Pasaman tahun 2025 yang kembali digelar di Nagari Sontang Cubadak dan Nagari Padang Gelugur.

    Ia menegaskan bahwa penilaian bukan hanya perlombaan, tetapi langkah nyata memperkuat peran kader dalam membangun keluarga dan masyarakat. Dua nagari tersebut menjadi lokasi penilaian ke-9 dari total 12 kecamatan yang dijadwalkan.

    “Penilaian ini bukan sekadar kompetisi. Yang penting, kader PKK dan Dasawisma semakin terpacu menggerakkan 10 Program Pokok PKK di nagari masing-masing. Kita ingin Pasaman bangkit, berkarakter, maju, dan berkelanjutan, dimulai dari keluarga,” ujar Lusi Welly.

    Ia menyebut kunjungan tersebut sekaligus menjadi sarana evaluasi dan pembinaan langsung untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal. Antusiasme masyarakat dan kader di dua nagari itu dinilainya sangat menggembirakan.

    Selama penilaian, Lusi Welly dan tim meninjau seluruh kegiatan terkait 10 Program Pokok PKK. Pada bidang Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, kader diminta mendorong keluarga menanamkan nilai moral dan kebangsaan sejak dini. Pada sektor gotong royong, tim menilai kekompakan warga dalam membersihkan lingkungan dan membantu sesama.

    Di bidang pangan, pemanfaatan pekarangan, ketahanan pangan keluarga, dan inovasi olahan lokal menjadi fokus utama. Untuk sektor Sandang, kader memperkenalkan upaya pemenuhan kebutuhan sandang melalui produk lokal dan keterampilan rumah tangga.

    Penilaian Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga melihat kebersihan rumah, sanitasi, dan pengelolaan sampah. Pada bidang Pendidikan dan Keterampilan, tim menilai pelatihan keterampilan ibu rumah tangga serta pendampingan tumbuh kembang anak.

    Di sektor Kesehatan, penilaian mencakup pelaksanaan posyandu, kebersihan lingkungan, gerakan hidup bersih dan sehat, serta pencegahan stunting.

    Pada aspek Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, kelompok Dasawisma diharapkan mampu menggerakkan ekonomi keluarga melalui koperasi atau usaha bersama.

    Bidang Kelestarian Lingkungan Hidup menilai kegiatan penghijauan, pengelolaan limbah, dan pelestarian sumber air. Terakhir, program Perencanaan Sehat menyoroti kesadaran keluarga terhadap perencanaan ekonomi, pendidikan, hingga partisipasi dalam program Keluarga Berencana (KB).

    “Semua program hanya berjalan jika kader bekerja dengan hati dan masyarakat mau terlibat. Karena itu, pembinaan seperti ini penting untuk melihat sejauh mana gerakan PKK memberi manfaat nyata,” jelas Lusi Welly.

    Menutup kunjungan, ia mengajak seluruh kader menjadikan penilaian sebagai momentum untuk terus berinovasi. “Kita berharap setiap nagari mampu menjadi contoh pemberdayaan keluarga. Bila keluarganya kuat, maka masyarakat pun akan maju,” ujarnya.

    Penilaian akan berlanjut ke tiga kecamatan lainnya hingga seluruh wilayah Kabupaten Pasaman selesai dinilai pada 2025. TP PKK menargetkan gerakan pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih merata dan berkelanjutan. (*)

    Avatar of M. Abdi Lubis
    Avatar of Arditono
    Avatar of M. Abdi Lubis
    M. Abdi Lubis
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *