BREAKING NEWS
    4,074 view

    Pacu Kuda Bukittinggi-Agam 2025, Gencarkan Penggalangan Donasi Kebencanaan

    Waktu Baca: 2 menit
    Suasana Pacu Kuda Bukittinggi-Agam 2025 berlangsung di Gelanggang Bukit Ambacang, Minggu (28/12/2025). (Foto: Diskominfo Bukittinggi)

    Bukittinggi, AyoSumbar.id – Pacu Kuda Bukittinggi-Agam 2025 digelar Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Pemerintah Kabupaten Agam sebagai ajang olahraga, budaya, dan penggalangan dana bagi korban bencana alam di Sumatera Barat.

    Kegiatan Pacu Kuda Bukittinggi-Agam 2025 berlangsung di Gelanggang Bukit Ambacang, kawasan perbatasan Bukittinggi–Agam, Minggu (28/12/2025), sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kota Bukittinggi ke-241. Pemerintah Kota Bukittinggi dan Pemerintah Kabupaten Agam mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini melalui anggaran APBD masing-masing daerah.

    Ketua Panitia Pelaksana, Hamdan, menyampaikan bahwa Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi–Agam 2025 diikuti 69 ekor kuda yang bertanding dalam 16 race. “Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi–Agam 2025 diikuti oleh 69 ekor kuda yang berlaga dalam 16 race pertandingan,” ujarnya dikutip Selasa (30/12/2025).

    Ketua Umum Pengda Pordasi Sumatera Barat, Deri Asta, menegaskan bahwa pacu kuda tidak hanya berfungsi sebagai olahraga, tetapi juga sebagai warisan budaya yang harus dijaga keberlangsungannya.

    Ia menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Bukittinggi dan Bupati Agam atas dukungan terhadap pengembangan olahraga pacu kuda di Sumatera Barat. “Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut. Jika memungkinkan, alek pacu kuda ini bisa menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara berkesinambungan,” katanya.

    Bupati Agam yang diwakili Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Agam, Dedi Asmar, menjelaskan bahwa fokus utama Pacu Kuda Bukittinggi-Agam 2025 adalah penggalangan dana bagi masyarakat terdampak bencana alam, sekaligus memperkuat silaturahmi antar daerah.

    “Kegiatan ini tidak hanya bersifat hiburan dan olahraga, tetapi memiliki nilai sosial yang sangat besar, karena hasilnya diperuntukkan bagi korban bencana alam,” ujarnya.

    Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan bahwa pacu kuda di Gelanggang Bukit Ambacang merupakan agenda rutin yang digelar dua kali dalam setahun. Ia menegaskan bahwa Pacu Kuda Bukittinggi-Agam 2025 juga memberi dampak ekonomi dengan menggerakkan pelaku UMKM di sekitar arena.

    “Pacu kuda ini adalah alek nagari yang memiliki nilai sosial, budaya, dan ekonomi. Seluruh sumbangan yang terkumpul kali ini akan disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat,” kata Ramlan.

    Ramlan menambahkan, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama para donatur sebelumnya telah menyalurkan bantuan lebih dari Rp1 miliar ke sejumlah daerah terdampak bencana di Sumatera Barat. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bergotong royong membantu masyarakat yang membutuhkan.

    Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Mahyanur, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pacu Kuda Bukittinggi-Agam 2025. Ia menilai kegiatan ini memiliki peran penting dalam menjaga pergerakan ekonomi dan sektor pariwisata di tengah kondisi bencana.

    “Kami berharap event ini dapat terus berjalan dengan baik, karena memiliki dampak positif terhadap kunjungan wisata dan pergerakan ekonomi masyarakat,” ungkapnya. (*)

    Avatar of A. St. Mangkuto
    Avatar of Arditono
    Avatar of A. St. Mangkuto
    A. St. Mangkuto
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *