HUT ke-22 Solsel Rayakan Semangat Kebersamaan dari Parade hingga Peduli Bencana
Solok Selatan, AyoSumbar.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Solok Selatan tahun ini dikemas secara sederhana namun sarat makna. Pemerintah daerah memilih menjadikan momentum ulang tahun sebagai ajang refleksi dan empati terhadap masyarakat Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh yang tengah menghadapi musibah bencana alam.
Ketua Panitia HUT ke-22 Solok Selatan, Syamsurizaldi, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan difokuskan pada nuansa kebersamaan, budaya, dan kepedulian sosial. Pembukaan acara ditandai dengan pameran UMKM dan parade pakaian adat Minangkabau diikuti seluruh Nagari se- Solok Selatan yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Padang Aro.
“Sebagai puncak peringatan, pada 7 Januari 2026 akan digelar Tabligh Akbar yang dirangkai dengan Malam Peduli Bencana Sumatera,” ujar Syamsurizaldi, Jumat (2/1/2026) di RTH Solsel di Padang Aro.
Dia menyebut ada sebanyak 43 pelaku UMKM ambil bagian dalam memeriahkan perayaan HUT Solok Selatan ini. Produk yang ditampilkan beragam, mulai dari kuliner olahan hasil pertanian seperti kopi lokal, hingga kerajinan tangan khas daerah berupa sulaman tradisional.
Peringatan ini juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan 22 tahun Kabupaten Solok Selatan sejak dimekarkan, sekaligus ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Tema Lebih Dekat, Lebih Cepat, Semakin Melompat”, ini menunjukkan komitmen Pemkan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, mempercepat layanan publik, serta mendorong lompatan pembangunan dan prestasi daerah,” tuturnya.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, menegeaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum evaluasi dan penguatan kebersamaan.
“Selama 22 tahun, berbagai tantangan telah kita lalui bersama. Berkat sinergi seluruh elemen masyarakat, Solok Selatan terus tumbuh dan menunjukkan kemajuan,” ujarnya.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan HUT Solok Selatan tahun ini dirancang memiliki nilai edukatif, sosial, budaya, dan ekonomi. Selain pameran UMKM, juga digelar lomba Cerdas Al-Qur’an antar sekolah sebagai upaya membentuk generasi muda yang beriman dan berkarakter.
Beragam pertunjukan seni anak nagari, pawai budaya, serta parade pakaian adat menjadi wujud pelestarian kekayaan budaya lokal. Sementara itu, malam puncak “Malam Peduli Bencana Sumatera” menjadi simbol solidaritas masyarakat Solok Selatan terhadap saudara-saudara di berbagai daerah yang terdampak banjir dan longsor.
“Malam puncak HUT, Kita ingin masyarakat Solok Selatan terus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian, hadir bersama dalam suka maupun duka,”pungkas Bupati. (adi)
