BREAKING NEWS
    4,235 view

    Perpustakaan Payakumbuh Buka Akhir Pekan, Perluas Akses Literasi Warga

    Waktu Baca: 2 menit
    Wako Payakumbuh, Zulmaeta, meninjau Perpustakaan Umum Daerah Kota Payakumbuh dalam kunjungan yang dilakukan baru-baru ini. (Foto: Diskominfo Payakumbuh)

    Payakumbuh, AyoSumbr.id – Perpustakaan Payakumbuh kini memperluas layanan kepada masyarakat dengan membuka operasional hingga Sabtu dan Minggu sebagai upaya meningkatkan akses literasi di luar hari kerja.

    Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menetapkan kebijakan perpanjangan hari layanan sebagai respons atas tingginya kebutuhan ruang belajar bagi pelajar, mahasiswa, dan pekerja. Kebijakan ini memungkinkan masyarakat memanfaatkan perpustakaan tidak hanya pada hari kerja, tetapi juga saat akhir pekan.

    Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, menyebut kebijakan tersebut sebagai bentuk penyesuaian layanan publik terhadap pola aktivitas warga.

    “Kami ingin memastikan masyarakat tidak lagi terbatas oleh waktu untuk mengakses ilmu pengetahuan, karena banyak yang justru memiliki waktu luang di akhir pekan,” ujar Erwan, Sabtu (3/1/2026).

    Sebelum kebijakan ini diterapkan, layanan perpustakaan hanya tersedia dari Senin hingga Jumat. Saat ini, jam operasional berlangsung setiap Senin–Jumat pukul 08.00–16.00 WIB serta Sabtu dan Minggu pukul 09.00–14.00 WIB dengan sistem layanan yang lebih fleksibel.

    Selain memperpanjang waktu layanan, pengelola juga mengarahkan Perpustakaan Payakumbuh sebagai ruang publik yang ramah keluarga. Kepala Bidang Perpustakaan, Rudi Arnel, mengatakan perpustakaan disiapkan sebagai pilihan kegiatan edukatif di akhir pekan.

    “Kami ingin perpustakaan menjadi destinasi rekreasi keluarga sekaligus wisata edukasi, tempat orang tua dan anak dapat belajar serta beraktivitas positif bersama,” kata Rudi.

    Transformasi tersebut mendapat tanggapan positif dari kalangan mahasiswa. Mahasiswi Universitas Negeri Padang, Fadhilla Humaira, menilai peran perpustakaan kini semakin luas.

    “Perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi sudah menjadi ruang belajar bersama, pusat penelitian, dan inklusi sosial,” ujarnya.

    Untuk menunjang fungsi edukasi dan rekreasi, pengelola melengkapi perpustakaan dengan berbagai fasilitas, antara lain home theater berteknologi audio visual serta aula serbaguna untuk seminar, lomba dalam ruangan, dan kegiatan sekolah tingkat TK hingga SD.

    Dengan dukungan fasilitas modern dan jam layanan hingga akhir pekan, Perpustakaan Payakumbuh diproyeksikan menjadi pusat aktivitas edukatif sekaligus destinasi wisata literasi bagi masyarakat, terutama pada hari libur. (*)

    Avatar of Arditono
    M Afif Azari
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *