BREAKING NEWS
    6,195 view

    Fenomena Alam Sinkhole Hebohkan Warga Limapuluh Kota, Lubang Raksasa Muncul di Sawah

    Waktu Baca: 2 menit
    Warga Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, kaget menyaksikan munculnya tanah berlubang di kawasan pertanian Pombatan, Minggu (4/1/2026). (Foto: A. St. Mangkuto/TimAS)

    Limapuluh Kota, AyoSumbar.id – Warga Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, digemparkan dengan munculnya fenomena alam langka berupa sinkhole atau tanah berlubang di kawasan pertanian Pombatan, Minggu (4/1/2026).

    Fenomena yang disebut “sawah luluih” oleh penduduk setempat ini terjadi di sawah yang digarap oleh Adrolmios (61 tahun), seorang petani lokal yang mengetahui kejadian tersebut pada pukul 11.00 WIB.

    Menurut Adrolmios, bersama Kepala Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Salmi menjelaskan bahwa kejadian ini pertama kali diketahui Mak Etek Uwid warga setempat yang sedang bekerja di sekitar lokasi.

    “Dia mendengar bunyi bergemuruh, seperti ledakan dan kaget, ternyata di sawah yang sebelumnya retak-retak karena kemarau, tiba-tiba muncul lubang besar. Lubang itu diameternya makin lama semakin besar dan semakin besar dan di dalamnya ada air dengan kedalaman diperkirakan sudah 20 meter,” kata Adrolmios mecnceritakan kesaksian Mak Etek Uwid.

    Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky yang berasal dari Situjuah ini langsung turun ke lokasi bersama penggarap sawah, Adrolmios.

    Fajar mengatakan pihaknya langsung menghubungi Plt Kalaksa BPBD Rahmadinol dan meminta BPBD turun ke lokasi dan melakukan kajian terhadap fenomena alam ini agar warga tidak cemas.

    Saat ini di lokasi ratusan masyarakat berdatangan. Polisi sudah memasang police line di sekitar lokasi. Namun, masyarakat tetap penasaran melihat lubang yang berisi air dan masih terdengar berdentam-dentam itu.

    Secara terpisah, Plt Kalaksa BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol saat dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan pihaknya telah menerima informasi tersebut dan Tengah berkoorinasi dengan instansi terkait akan fenomena lama ini.

    “Kami sudah berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi attua Badan Geologi KESDM,” kata Plt Kalaksa BPBD, Rahmadinol.

    Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mendekati lokasi sinkhole dan melewati batas polisi yang telah diberikan karena sangat berbahaya. (*)

    Avatar of A. St. Mangkuto
    Avatar of Arditono
    Avatar of A. St. Mangkuto
    A. St. Mangkuto
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *