BREAKING NEWS
    3,003 view

    Pemko Bukittinggi mulai Susun RKPD 2027, Fokus PAD dan Penataan Kota Wisata

    Waktu Baca: 3 menit
    Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias didampingi jajaran, menjelaskan bahwa RKPD 2027 Kota Bukittinggi telah disusun. (Foto: A. St. Mangkuto/TimAS)

    Bukittinggi, AyoSumbar.id – Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar kick off meeting penyusunan RKPD 2027. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Jumat (9/1/2026).

    Kepala Bapelitbangda Kota Bukittinggi, Ade Mulyani, menjelaskan kick off meeting ini menjadi langkah awal penting karena Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tidak dapat berdiri sendiri dan harus selaras dengan kebijakan nasional serta program prioritas daerah.

    Ia memaparkan sistematika penyusunan RKPD dan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah, agenda kerja, serta pentingnya keselarasan dokumen perencanaan agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.

    “Penyusunan RKPD 2027 diarahkan untuk mendukung visi dan misi RPJMD Kota Bukittinggi 2025–2029, yakni Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan, dan Berbudaya,” ujar Ade.

    Visi tersebut dijabarkan melalui program unggulan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, perdagangan dan jasa, penyediaan sarana prasarana kota, perlindungan sosial, serta penguatan tata kelola pemerintahan.

    Dari sisi pembiayaan, Ade menjelaskan kondisi keuangan daerah, proyeksi pendapatan 2027, serta estimasi belanja daerah. Penyusunan anggaran tetap mempertimbangkan belanja wajib seperti belanja SDM, operasional kantor, pelayanan publik, serta hibah wajib.

    Pendekatan money follow program priority diterapkan agar belanja daerah fokus pada program prioritas, usulan musrenbang, dan pokok-pokok pikiran DPRD. Perencanaan juga diarahkan agar berlangsung cepat dan terukur.

    Ade menambahkan, RKPD 2027 harus mampu mengantisipasi isu strategis seperti kebencanaan dan perubahan iklim, implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 terkait kewajiban belanja infrastruktur minimal 40 persen, belanja pegawai, serta ketidakpastian dana transfer pusat.

    Selain itu, dokumen RKPD wajib mengakomodasi program nasional seperti Universal Health Coverage (UHC), swasembada pangan, dan program sejuta rumah.

    “Melalui kick off meeting ini, kami berharap RKPD 2027 dapat disusun tepat waktu, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah secara komprehensif,” katanya.

    Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menegaskan pentingnya penajaman program prioritas hingga ke tingkat sub kegiatan agar arah pembangunan berjalan efektif serta berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Pemko Bukittinggi, kata Ramlan, juga akan membentuk satuan tugas khusus peningkatan PAD dengan target dan percepatan yang jelas.

    “Program pemerintah harus berjalan dengan baik. Kita punya pekerjaan besar seperti penyelesaian tiga pasar dan penataan sejumlah aset daerah. Tahapannya harus jelas, ada tim kajian dan keputusan pemerintah,” ujarnya.

    Ramlan menambahkan, prioritas pembangunan 2027 akan diarahkan pada penataan wajah kota, ruang terbuka hijau, jalur objek wisata, serta infrastruktur pendukung pariwisata agar Bukittinggi semakin nyaman sebagai kota wisata.

    Selain itu, sektor pendidikan, pariwisata, perdagangan, dan infrastruktur kota juga menjadi fokus utama. “Di bidang pendidikan diarahkan pembangunan sekolah dan modernisasi sarana. Pariwisata fokus pada rehabilitasi dan penguatan fasilitas TMSBK serta pemeliharaan bangunan bersejarah,” jelasnya.

    “Perdagangan diprioritaskan rehabilitasi pasar, sementara infrastruktur kota mencakup penataan lampu, drainase, trotoar, kawasan strategis, hingga rencana pembangunan kantor layanan,” pungkas Ramlan. (*)

    Avatar of A. St. Mangkuto
    Avatar of A. St. Mangkuto
    Avatar of A. St. Mangkuto
    Avatar of A. St. Mangkuto
    A. St. Mangkuto
    Penulis
    Avatar of A. St. Mangkuto
    A. St. Mangkuto
    Editor
    Avatar of A. St. Mangkuto
    A. St. Mangkuto
    Reporter

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *