BREAKING NEWS
    2,408 view

    Hangatnya Silaturahmi dari Sapan Maluluang Sambut Ramadhan 1447 H

    Waktu Baca: 2 menit
    Sebuah budaya dan tradisi menyambut Sarantatau Sasurambi Balimau Basamo Season V di objek wisata Pemandian Air Panas Sapan Maluluang, Kecamatan Pauh Duo, Solok Selatan. (Foto: Ardi/TimAs)

    Pasaman Barat, AyoSumbar.id – Menjelang Ramadhan 1447 H/2026, Kabupaten Solok Selatan tak sekadar bersiap menyambut bulan suci, tapi juga merayakan kehangatan dalam kebersamaan. Tradisi tahunan Sarantau Sasurambi Balimau Season V bukan hanya ritual, melainkan panggung hidup yang memadukan tradisi, olahraga, wisata, dan ekonomi lokal dalam satu momen berkesan.

    Rangkaian acara dimulai dengan sepeda bersama. Setidaknya, lebih dari 100 peserta, termasuk Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, menempuh rute dari perkantoran Padang Aro menuju Hot Water Boom Sapan Maluluang.

    Setiap putaran pedal melambangkan perjalanan spiritual menuju penyucian diri, meninggalkan kesibukan birokrasi untuk menyatu dengan alam dan masyarakat.

    Setiba di Sapan Maluluang, Kecamatan Pauh Duo, rombongan disambut ratusan warga. Suasana dipenuhi senyum, sapa, dan jabat tangan, seolah air panas alami ikut memanaskan keakraban. Tidak hanya sarat makna spiritual, momen ini menjadi panggung ekonomi lokal, di mana 70 lebih UMKM menyiapkan ribuan porsi kuliner khas Solok Selatan untuk dinikmati pengunjung secara gratis.

    Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi menekankan bahwa Balimau lebih dari sekadar tradisi. Ada tiga nilai utama yang tersirat di dalamnya, mulai dari penyucian lahir dan batin, membersihkan diri dari prasangka dan kesalahan selama 11 bulan beraktivitas di birokrasi dan di masyarakat.

    Simbol menjaga aset daerah,  memahami bahwa destinasi wisata adalah milik bersama yang harus dirawat. Dan mempererat ukhuwah sebagai momen untuk saling memaafkan dan memperkuat hubungan sosial.

    Acara semakin khidmat ketika Ustadz Adri Wahyudi menyampaikan tausiyah persiapan menyambut Ramadhan. Pesan spiritual berpadu harmonis dengan alam dan rekreasi, menghadirkan keseimbangan antara hiburan dan perenungan, menjadikan Ramadhan bukan hanya ibadah personal, tapi juga pembenahan relasi antarsesama.

    Dari hangatnya air Sapan Maluluang hingga hangatnya senyum warga, Solok Selatan membuktikan bahwa kebersamaan adalah energi utama dalam menyambut bulan suci. Tradisi, doa, dan kegembiraan bersatu, mengantar masyarakat menuju Ramadhan dengan hati lebih bersih dan hubungan yang semakin erat. (adi)

    Avatar of Arditono
    Avatar of TimAS
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *