BREAKING NEWS
    1,659 view

    Dari Luka Masa Lalu, Aprinaldi Hadirkan Kebahagiaan untuk Anak Yatim

    Waktu Baca: 2 menit
    Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi, didampingi keluarga saat berbuka puasa bersama sekaligus menyerahkan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Bakti di Lubuak Aluang, Minggu (1/3/2026). (Foto: Mcenter Aprinaldi)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Suasana senja pada Minggu (1/3/2026), tampak syahdu ketika langit mulai memerah. Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi, datang bersama keluarga ke Panti Asuhan Bakti untuk melaksanakan buka puasa bersama anak yatim di panti itu.

    Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi Ramadhan. Momen itu bertepatan dengan hari ulang tahun putra sulungnya, Arya, yang dirayakan dengan cara sederhana namun penuh makna.

    Alih-alih menggelar perayaan seperti pada umumnya, Aprinaldi memilih mengajak anaknya berbagi kebahagiaan bersama 25 anak panti asuhan. Menurutnya, kebahagiaan tidak selalu identik dengan kemewahan.

    “Saya ingin anak saya belajar sejak dini bahwa kebahagiaan bukan hanya tentang menerima, tetapi juga tentang memberi dan berbagi dengan sesama,” ujar Aprinaldi di sela kegiatan.

    Keputusan tersebut tidak lepas dari pengalaman hidupnya di masa lalu. Ia pernah merasakan kehilangan sosok ibu sejak usia dini, yang meninggalkan kesan mendalam dalam perjalanan hidupnya.

    “Saya pernah berada di posisi yang hampir sama dengan anak-anak ini. Kehilangan orang tua itu bukan hal yang mudah, apalagi di momen-momen seperti Ramadhan dan ulang tahun,” ungkapnya.

    Kenangan tersebut menjadi alasan kuat bagi Aprinaldi untuk hadir lebih dekat dengan anak-anak panti. Dalam suasana penuh kehangatan, ia duduk bersama mereka, menyerahkan bantuan berupa sembako, hidangan berbuka, serta santunan.

    Ia tampil sederhana dan membaur tanpa jarak. Tidak ada kesan formalitas, melainkan kebersamaan yang tulus.

    Sementara itu, Arya juga tampak berbaur dengan anak-anak panti. Tidak ada kue ulang tahun atau tiupan lilin. Yang terdengar hanyalah azan Maghrib yang mengalun, disusul doa bersama sebelum berbuka puasa.

    Aprinaldi berharap, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bagi anaknya.

    “Ini adalah cara sederhana kami merayakan ulang tahun. Semoga menjadi pengingat bahwa berbagi itu adalah kebahagiaan yang sesungguhnya,” tuturnya.

    Suasana penuh kehangatan tampak dari wajah anak-anak panti yang menikmati hidangan berbuka. Di balik doa-doa yang mereka panjatkan, terselip harapan dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.

    Di penghujung kegiatan, mata Aprinaldi tampak berkaca-kaca. Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan bukanlah bentuk kesedihan, melainkan ungkapan syukur.

    “Dari pengalaman hidup, saya belajar bahwa kehilangan bisa melahirkan kepedulian. Hari ini saya hanya ingin berbagi kebahagiaan,” pungkasnya. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of TimAS
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *