BREAKING NEWS
    3,801 view

    Lansia Terjatuh ke Sungai Batang Sangir, Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Tiga Kecamatan

    Waktu Baca: 2 menit
    Proses pencarian orang hanyut di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumbar, Senin (23/3/2026). (Foto: Ardi/TimAs)

    Solok Selatan, Ayosumbar.id – Musibah kembali terjadi di Kabupaten Solok Selatan. Minggu lalu Operator perahu tradisional jenis tempek yang hanyut terseret arus Sungai Batang Hari di Kecamatan Sangir Batang Hari, kali ini petani terjatuh di tebing dan hanyut di di aliran Sungai Batang Sangir.

    Yakni seorang pria lanjut usia dilaporkan hanyut setelah terjatuh dari tebing di Jorong Sampu, Nagari Lubuk Gadang Tenggara, Kecamatan Sangir, pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

    “Korban diketahui bernama Muslim (71), yang saat itu pergi ke ladang di belakang rumahnya. Diduga terpeleset di tepi tebing, korban terjatuh dan langsung terseret arus sungai yang cukup deras. Hari ini kita bersama tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian korban,” ujar Kanit Basarnas  Solok Selatan Vivin Hans Prima, Senin (23/3/2026).

    Mendapat laporan tersebut, katanya, Unit Siaga SAR Solok Selatan langsung melakukan aksi awal pada hari pertama korban dilaporkan hanyut. Atas arahan SMC KKS Padang, operasi pencarian kemudian dilanjutkan secara intensif pada hari kedua, Senin pagi harinini dengan melibatkan Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan, pihak nagari, serta masyarakat setempat.

    Dalam upaya pencarian, tim dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyelaman di titik lokasi korban dilaporkan jatuh. SRU kedua menyisir aliran sungai dari darat bersama masyarakat. Sementara SRU ketiga melakukan penyisiran menggunakan perahu rafting dari hulu menuju hilir Sungai Batang Sangir.

    Dia menyampaikan bahwa hingga saat ini tim telah bergerak cukup jauh mengikuti aliran sungai. “Tim SAR gabungan sudah sampai di wilayah Nagari Ranah Pantai Cermin, Kecamatan Sangir Batang Hari untuk melanjutkan pencarian,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pencarian telah melintasi tiga kecamatan, yakni Sangir, Sangir Jujuan, dan Sangir Batang Hari. Jika kondisi memungkinkan, tim diperkirakan akan tiba di kawasan Abai pada sore hari. “Harapan kita, korban bisa segera ditemukan,” tambahnya.

    Peristiwa ini menambah daftar kejadian orang hanyut di wilayah tersebut. Sebelumnya, seorang operator perahu tradisional jenis timpek yang dilaporkan hanyut sekitar dua pekan lalu di Sungai Batang Hari, Kecamatan Sangir Batang Hari hingga kini juga belum ditemukan. “Kini di Sangir, Minggu lalu di Sangir Batang Hari,” tuturnya. (adi)

    Avatar of Arditono
    Avatar of TimAS
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *