Bukittinggi Bidik Pertumbuhan Ekonomi dari Industri Pacuan Kuda
Bukittinggi, AyoSumbar.id – Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menegaskan bahwa olahraga pacuan kuda memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perputaran uang di masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri ajang pacu kuda di Gelanggang Bukit Ambacang, Minggu (26/4/2026). Menurut Ramlan, sektor peternakan kuda menjadi salah satu penggerak ekonomi yang melibatkan banyak pihak, mulai dari peternak, joki, hingga pekerja pendukung di arena pacuan.
“Satu ekor kuda itu membutuhkan sekitar tujuh orang tenaga kerja, mulai dari perawat, pelatih, hingga joki. Bahkan, ada joki yang sudah bisa membangun rumah dari penghasilan pacu,” ujar Ramlan.
Ia menambahkan, keberadaan event pacuan kuda juga memberikan efek berganda terhadap sektor informal, seperti kuliner dan perdagangan. Lonjakan jumlah pengunjung dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kalau ada dua ribu orang datang, pasti ada aktivitas makan dan minum. Di situ ekonomi bergerak,” katanya.
Selain itu, Pemko Bukittinggi juga mempertimbangkan pembangunan arena pacuan berstandar nasional guna meningkatkan skala event. Rencana tersebut akan dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Agam, dengan kebutuhan lahan sekitar 15 hektare untuk lintasan sepanjang 1.200 meter.
Menurut Ramlan, pengembangan fasilitas tersebut berpotensi menarik partisipasi kuda dari luar daerah, termasuk dari Pulau Jawa, sehingga membuka peluang transaksi ekonomi lintas wilayah.
Ia juga menyoroti faktor geografis Bukittinggi yang dinilai ideal untuk pengembangan peternakan kuda. Iklim yang sejuk mendukung kualitas pemeliharaan, sehingga menghasilkan kuda dengan nilai jual tinggi.
“Kuda-kuda Sumatera Barat memiliki genetik yang bagus dan menjadi incaran. Bahkan, ada kuda yang sudah ditawar hingga Rp700 juta,” ungkapnya.
Dengan potensi tersebut, Pemko Bukittinggi optimistis industri pacuan kuda dapat terus dikembangkan sebagai salah satu sektor unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
