BREAKING NEWS
    2,044 view

    Jembatan Rajang Kampuang Dama, Akses Vital Warga yang Kembali Normal

    Waktu Baca: 3 menit
    Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, meresmikan Jembatan Rajang Kampuang Dama di Kecamatan VII Koto. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Jembatan Rajang Kampuang Dama resmi digunakan setelah diresmikan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman di Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Kecamatan VII Koto, Jumat (24/4/2026). Peresmian Jembatan Rajang Kampuang Dama ini menandai kembalinya akses penting yang menghubungkan dua nagari setelah sebelumnya rusak berat.

    Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, datang ke lokasi dengan sepeda motor sebagai bagian dari kampanye hemat energi. Ia membonceng Ketua TP PKK dan didampingi Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, anggota DPRD Joe Aplinanda, camat, serta unsur terkait lainnya.

    Sebelumnya, jembatan tersebut mengalami kerusakan parah selama 3 hingga 4 tahun dan dinilai tidak layak pakai. Kondisi itu menghambat mobilitas warga karena jembatan menjadi penghubung utama antara Nagari Lareh Nan Panjang Selatan dan Nagari Balah Aie.

    Kini, Jembatan Rajang Kampuang Dama sepanjang 60 meter dengan lebar 2 meter itu telah dibangun kembali dan dapat dilalui dengan aman. Infrastruktur ini kembali mendukung aktivitas masyarakat setempat.

    Bupati John Kenedy Azis menjelaskan, pembangunan Jembatan Rajang Kampuang Dama berawal dari aspirasi warga yang ia terima saat kegiatan gowes “Putar Roda Jemput Aspirasi”.

    “Dari kegiatan gowes tersebut, kami menerima laporan terkait kerusakan jembatan ini. Walaupun di tengah tekanan efisiensi anggaran, aspirasi masyarakat Kampuang Dama tetap menjadi prioritas. Alhamdulillah, hari ini jembatan ini bisa kita resmikan,” ujarnya.

    Ia menegaskan, pembangunan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat.

    “Kami berharap jembatan ini dapat dijaga dengan baik agar bertahan lama. Ke depan, kita juga akan mengupayakan peningkatan statusnya menjadi jembatan permanen. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” tambahnya.

    Bupati juga mengajak masyarakat mendukung agenda pembangunan daerah. “Masih banyak agenda pembangunan yang harus kita tuntaskan. Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar visi Padang Pariaman yang unggul, berkelanjutan, religius, sejahtera, dan berbudaya dapat terwujud,” tutupnya.

    Sementara itu, Wali Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Zainal, menyebut pembangunan Jembatan Rajang Kampuang Dama merupakan aspirasi lama masyarakat. Ia mengatakan usulan itu terus diajukan sejak dirinya menjabat pada 2018.

    “Sejak saya menjabat pada 2018, ini menjadi usulan prioritas kami setiap tahun. Pada 2021 sempat dilakukan rehabilitasi, namun hanya sebatas penggantian lantai dan tidak bertahan lama. Bahkan pada 2025, akibat banjir, jembatan ini tidak bisa lagi dilalui,” jelasnya.

    Ia mengapresiasi realisasi pembangunan jembatan yang kini memiliki konstruksi lebih kuat. “Alhamdulillah, tahun ini jembatan dibangun dengan konstruksi yang lebih kuat, bersifat semi permanen, dan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat. Ini adalah mimpi warga kami yang akhirnya terwujud,” ungkapnya.

    Zainal berharap pemerintah daerah dapat melanjutkan pembangunan menjadi jembatan permanen. Ia menegaskan, keberadaan jembatan ini sangat penting karena menghubungkan antar nagari hingga ke pusat kecamatan serta menunjang akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of TimAS
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *