Dorong Percepatan R3P di Padang Pariaman, Huntap Korban Bencana jadi Prioritas
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Percepatan R3P (Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana) di Kabupaten Padang Pariaman menjadi fokus pembahasan dalam audiensi antara Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, dan Komandan Korps Brigade Mobil, Yopie Sepang, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Bupati Padang Pariaman, Kamis (21/5/2026). Pertemuan itu juga membahas tindak lanjut pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana.
Audiensi tersebut dihadiri unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, Plt Kapolres Padang Pariaman beserta jajaran, serta tamu undangan lainnya. Sebelum rapat berlangsung, rombongan lebih dahulu meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman.
Peninjauan dimulai dari Jembatan PLTA, kawasan persawahan Tanah Taban dan irigasi di Lubuk Alung, hingga lokasi normalisasi Sungai Batang Ulakan. Kegiatan itu dilakukan untuk melihat langsung kondisi kerusakan dan kebutuhan penanganan di lapangan.
Dalam audiensi, Rahmat Hidayat memaparkan kondisi dampak bencana serta langkah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang sedang dijalankan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Ia menyebut pemerintah daerah terus mempercepat pemulihan di berbagai sektor terdampak.
“Untuk lahan pertanian rusak ringan alhamdulillah sudah selesai 100 persen. Namun untuk kerusakan sedang dan berat masih belum terselesaikan sepenuhnya. Begitu juga lahan jagung yang hingga saat ini belum mendapatkan bantuan dari pusat,” kata Rahmat.
Selain sektor pertanian, Rahmat juga menyoroti kondisi masyarakat yang rumahnya terdampak bencana dan masih menunggu pembangunan hunian tetap. Pemerintah daerah, kata dia, terus mengupayakan penyediaan lahan Huntap bagi warga terdampak bencana.
“Kami masih terus memperjuangkan lahan Huntap bagi masyarakat terdampak. Kami berharap dukungan dari Bapak Brigjen dan Satgas Penanggulangan Bencana agar persoalan ini dapat dibantu dan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Pemaparan selanjutnya disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Kalaksa BPBD, dan Kepala DLHKPP terkait kondisi sektor terdampak bencana serta perkembangan penyediaan lahan Huntap. Mereka menjelaskan sejumlah kebutuhan penanganan lanjutan dalam proses percepatan R3P di daerah tersebut.
Menanggapi hal itu, Brigjen Yopie Sepang menegaskan komitmennya untuk mengoordinasikan berbagai persoalan dengan pemerintah pusat dan tim satuan tugas penanggulangan bencana. Ia menyebut pembangunan Huntap menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan pascabencana.
“Untuk Huntap nanti akan kita tindaklanjuti lagi. Prioritas kita adalah pembangunan Huntap. Terkait proses penyediaan lahannya, nantinya kita akan koordinasikan dengan pemilik lahan, BWS, ataupun pihak lain yang memungkinkan untuk digunakan sebagai lokasi pembangunan Huntap,” ungkap Yopie.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah konkret untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Padang Pariaman. Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana. (*)
