Biaya Pembangunan Sekolah Rakyat di Tarok City Diusulkan Rp250 Miliar
Jakarta, AyoSumbar.id – Sekolah Rakyat di Tarok City memasuki tahap pengusulan anggaran setelah Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyerahkan proposal pembangunan kepada Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, di Jakarta, Kamis (21/5/2026). Proposal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, usai meninjau lokasi pembangunan sekolah di kawasan Tarok City.
Dalam pertemuan itu, JKA didampingi Senior Eksekutif Universitas Negeri Padang, Ganefri, bersama Sekretaris Daerah, Kepala Bapelitbangda, dan Kepala BPKD Kabupaten Padang Pariaman. Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut konkret setelah survei lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan pengembangan UNP Tarok City.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat dengan nilai investasi sekitar Rp250 miliar. Sekolah berkonsep boarding school itu direncanakan berdiri di atas lahan seluas 10 hektare dan ditargetkan mulai dibangun pada 2027.
“Program Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah membuka akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas bagi masyarakat. Kami menyambut baik langkah cepat Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang serius mempersiapkan pembangunan sekolah ini,” ujar Saifullah Yusuf.
Anggaran pembangunan tersebut mencakup gedung sekolah, ruang belajar, asrama siswa, rumah guru, lapangan olahraga, tempat ibadah, furnitur pendidikan, hingga infrastruktur pendukung seperti jalan, jaringan air bersih, listrik, dan sanitasi.
Saifullah Yusuf juga mengapresiasi kesiapan lahan serta konsep pengembangan pendidikan berbasis asrama yang dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama pihak UNP di Tarok City.
Menurut JKA, pembangunan Sekolah Rakyat di Tarok City menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan berkualitas di Sumatera Barat. Sekolah tersebut diproyeksikan mampu menampung sekitar 400 hingga 1.000 siswa mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
“Sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi pusat pembinaan generasi unggul masa depan. Kita ingin melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan siap bersaing,” kata JKA.
Selain mendukung sektor pendidikan, pembangunan Sekolah Rakyat di Tarok City juga diperkirakan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar melalui pembukaan lapangan kerja baru dan pengembangan kawasan Tarok City sebagai pusat pertumbuhan baru di Sumatera Barat. (*)
