RKPD Padang Pariaman 2027 Jadi Dasar Arah Pembangunan dan Pemulihan Pascabencana
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – RKPD Padang Pariaman 2027 menjadi fokus utama dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2027 yang dipimpin langsung Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, Jumat (17/7/2026), di Dempo Anai Land, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam.
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan evaluasi capaian kinerja perangkat daerah hingga Triwulan II Tahun 2026. Rakerda Pemkab Padang Pariaman itu dihadiri Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Inspektur, Sekretaris DPRD, kepala OPD, kepala bagian, sekretaris perangkat daerah, serta seluruh camat se-Kabupaten Padang Pariaman.
Dalam arahannya, Bupati John Kenedy Azis menyampaikan bahwa Rakerda penyusunan RKPD Padang Pariaman 2027 memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah pada tahun mendatang. Ia menilai kualitas perencanaan akan memengaruhi ketepatan kebijakan anggaran, pemanfaatan sumber daya, dan keberhasilan pembangunan.
“Agenda hari ini menjadi dasar dalam menyusun RKPD Tahun 2027. Apa yang kita putuskan pada tahap ini akan sangat menentukan arah kebijakan anggaran daerah, ketepatan alokasi sumber daya, serta efektivitas pelaksanaan pembangunan pada tahun-tahun yang akan datang,” ujar Bupati John Kenedy Azis.
Ia menjelaskan penyusunan RKPD Padang Pariaman 2027 berlangsung dalam kondisi yang menghadapi berbagai tantangan. Selain dipengaruhi dinamika ekonomi global dan nasional, daerah juga menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin terlihat.
Menurut Bupati, bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir telah memberikan dampak terhadap berbagai sektor. Kerusakan infrastruktur, terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat, hingga pengaruh terhadap pelayanan dasar dan kondisi sosial menjadi perhatian pemerintah daerah.
Ia menegaskan kondisi tersebut menjadi pembelajaran agar pembangunan ke depan tidak hanya berorientasi pada pemulihan, tetapi juga memperkuat ketahanan wilayah terhadap risiko bencana.
“Kita tidak hanya dituntut membangun kembali, tetapi memastikan proses pembangunan dilakukan dengan pendekatan build back better, membangun lebih baik, lebih aman, dan lebih berkelanjutan,” tegasnya.
Bupati meminta seluruh perangkat daerah memasukkan agenda pemulihan pascabencana dalam RKPD Padang Pariaman 2027. Agenda tersebut mencakup percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur, penguatan sistem drainase, pengendalian banjir, penataan kawasan rawan longsor, serta peningkatan kapasitas masyarakat menghadapi risiko bencana.
Ia juga menekankan tema pembangunan Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2027, yaitu “Transformasi Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Ketahanan Pangan, Kesejahteraan Sosial, dan Pemulihan Pascabencana”, harus menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun program kerja.
Menurutnya, transformasi ekonomi daerah tidak hanya bertujuan mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketangguhan daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengingatkan perangkat daerah agar menyusun program secara realistis dengan mempertimbangkan kondisi fiskal nasional yang masih penuh ketidakpastian.
“Kita belum mengetahui bagaimana kemampuan keuangan daerah ke depan, apakah kebijakan efisiensi anggaran masih berlanjut atau berubah. Namun dalam kondisi yang penuh ketidakpastian ini, kita tidak boleh berhenti merencanakan pembangunan. Kita harus tetap berjalan, tetap berbakti kepada masyarakat, dan memberikan pelayanan yang terbaik,” katanya.
Ia menyebut pemerintah daerah masih memiliki sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan, seperti pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, serta mendorong kembali pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Melalui rapat kerja ini kita rumuskan bersama arah pembangunan Kabupaten Padang Pariaman. Minimal satu tahun ke depan kita memiliki arah yang jelas, sehingga infrastruktur yang rusak dapat diperbaiki, perekonomian masyarakat meningkat, dan kesejahteraan masyarakat terus bertambah. Saya yakin dengan musyawarah, kekompakan, dan semangat saling bahu-membahu, seluruh target tersebut dapat kita wujudkan,” ungkap Bupati.
Sementara itu, Sekretaris Bapelitbangda Kabupaten Padang Pariaman, Nofrianti, dalam laporan kegiatan menyampaikan bahwa Rakerda Pemkab Padang Pariaman bertujuan mengevaluasi capaian kinerja perangkat daerah sampai Triwulan II Tahun 2026 sekaligus merumuskan arah kebijakan pembangunan Tahun 2027.
Ia menjelaskan forum tersebut juga digunakan untuk mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan program dan kegiatan perangkat daerah. Selain itu, Rakerda membahas langkah percepatan pencapaian target pembangunan pada Semester II Tahun 2026 serta penyelarasan prioritas pembangunan daerah dengan RPJMD, RKPD, dan kebijakan pembangunan nasional maupun Provinsi Sumatera Barat.
Nofrianti menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat koordinasi, sinergi, dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan target pembangunan Kabupaten Padang Pariaman secara efektif, terukur, dan berkelanjutan. (*)
