BREAKING NEWS
    1,400 view

    MPLS di SMPN 1 Lubuk Alung Tanamkan Karakter dan Literasi Digital Sejak Hari Pertama

    Waktu Baca: 3 menit
    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Hendri, membuka secara resmi MPLS SMPN 1 Lubuk Alung melalui upacara bendera. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – MPLS di SMPN 1 Lubuk Alung Tahun Ajaran 2026/2027 digelar pada 13–17 Juli 2026 dengan mengusung konsep ramah anak, edukatif, inklusif, dan menyenangkan. Program di SMP Negeri 1 Lubuk Alung ini menjadi tahap awal bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan.

    Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tersebut mengacu pada Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2026 yang menitikberatkan pada pemenuhan hak anak, penguatan karakter, dan pembentukan budaya sekolah yang positif.

    Sebelum kegiatan resmi dimulai, sekolah lebih dahulu melaksanakan Pra-MPLS pada Jumat (10/7/2026). Dalam agenda itu, ratusan calon peserta didik yang masih mengenakan seragam sekolah dasar diperkenalkan dengan berbagai persiapan awal sebagai bekal memasuki jenjang sekolah menengah pertama.

    Pembukaan MPLS berlangsung melalui upacara bendera pada Senin (13/7/2026) yang dirangkai dengan serah terima peserta didik baru. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Hendri, membuka kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa masa pengenalan sekolah harus menjadi proses adaptasi yang menyenangkan, bukan pengalaman yang menakutkan.

    Upacara pembukaan turut dihadiri Plt. Kepala SMPN 1 Lubuk Alung Hafninurneli, Ketua Komite Dt. Rajo Magek Azinal bersama anggota, Ketua Pelaksana Fridy Sufeno, serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan yang juga Penanggung Jawab Kegiatan, Muhammad Fahrezi.

    Setelah pembukaan, Hafninurneli memaparkan visi dan misi sekolah kepada seluruh peserta didik baru. Pada sesi yang sama diperkenalkan pula Gerakan 7 Kebiasaan Anak Hebat sebagai dasar pembentukan karakter sejak hari pertama siswa berada di lingkungan sekolah.

    Materi mengenai kurikulum dan budaya belajar disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Emi Yanti. Sementara itu, Muhammad Fahrezi memberikan penjelasan tentang tata tertib sekolah sebagai pedoman perilaku peserta didik selama menjalani proses pendidikan.

    Hari kedua diisi dengan pengenalan lingkungan fisik sekolah beserta sarana dan prasarana yang dipandu Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana Zona Fetriza. Peserta juga memperoleh informasi mengenai berbagai kegiatan ekstrakurikuler melalui sesi yang dipandu Fridy Sufeno sebagai wadah pengembangan minat, bakat, kreativitas, dan kepemimpinan siswa.

    Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, MPLS tahun ini memberi perhatian besar pada penguatan karakter dan kesiapan peserta didik menghadapi tantangan perkembangan zaman.

    Pada hari ketiga dan keempat, siswa mengikuti berbagai materi yang berkaitan dengan karakter serta literasi digital. Yulinda Andriani. menyampaikan materi pencegahan penyalahgunaan NAPZA untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini terhadap bahaya narkotika.

    Pembekalan Bimbingan Konseling diberikan oleh Rini Fitria. yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, serta bebas dari praktik bullying.

    Materi keadaban digital dipaparkan oleh Nining Purnama Dewi. yang mengajak peserta didik menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Sementara itu, Luciana Putri Masni. mengulas bahaya judi online yang kini menjadi salah satu ancaman nyata bagi generasi muda.

    Sebagai bagian dari implementasi pendidikan karakter, seluruh peserta mengikuti Operasi Semut, yakni kegiatan bersama menjaga kebersihan lingkungan sekolah untuk membiasakan sikap hidup bersih, peduli, dan bertanggung jawab.

    Rangkaian MPLS berakhir pada Jumat (17/7/2026) dalam suasana penuh semangat. Mengenakan pakaian olahraga, para peserta didik baru menampilkan beragam bakat melalui pertunjukan seni dan kreativitas yang sekaligus menjadi ajang membangun rasa percaya diri serta mempererat kebersamaan.

    Upacara penutupan dihadiri dan ditutup secara resmi oleh Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Afrinaldi Yunas. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta didik untuk terus menjaga semangat belajar, membangun karakter yang baik, serta memanfaatkan masa sekolah sebagai tempat mengembangkan potensi diri secara optimal.

    Berakhirnya MPLS di SMPN 1 Lubuk Alung menandai bergabungnya seluruh peserta didik baru sebagai bagian dari keluarga besar SMP Negeri 1 Lubuk Alung. Berbekal pengenalan lingkungan sekolah, penguatan karakter, wawasan kebangsaan, literasi digital, serta nilai disiplin dan kepedulian, mereka diharapkan siap memulai perjalanan akademik sebagai generasi yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of TimAS
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *