Mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Didorong Aktifkan Smart Surau
Padang, AyoSumbar.id – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir melepas 345 mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (20/7/2026). Para mahasiswa akan menjalankan pengabdian masyarakat selama satu bulan di wilayah Kecamatan Kuranji dan Koto Tangah.
Pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang tersebut turut dihadiri Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Imam Bonjol Padang, Masmuni Mahatma, camat dan lurah se-Kota Padang, serta para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang akan terlibat langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol. Kehadiran adik-adik sekalian sangat berarti bagi kami, karena sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang untuk menggerakkan segala potensi guna mewujudkan Kota Padang yang pintar dan sehat, berlandaskan agama dan budaya,” ujar Maigus Nasir.
Ia menjelaskan, pembangunan Kota Padang menuju daerah yang maju dan sejahtera membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan elemen masyarakat, termasuk kontribusi dari lingkungan akademik.
Dalam arahannya, Maigus meminta mahasiswa KKN menghubungkan program kerja mereka dengan salah satu Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, yakni Smart Surau. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kembali peran generasi muda berbasis rumah ibadah.
“Kami mengharapkan mahasiswa dapat memetakan masjid-masjid di lokasi pengabdian dan mendirikan ‘Remaja Masjid Reborn’ sebagai bagian dari program Smart Surau. Wadah ini dibentuk untuk menggali serta mengembangkan minat dan bakat generasi muda, termasuk melatih kemampuan mereka dalam mengelola berbagai kegiatan positif (event management),” jelasnya.
Wakil Wali Kota Padang juga mengingatkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan tempat mereka mengabdi. Ia meminta peserta KKN membangun hubungan yang dekat dengan masyarakat dan tidak membuat batasan selama menjalankan kegiatan.
“Jangan ada jarak dengan masyarakat, anggap lokasi KKN sebagai kampung sendiri dan anggap warga sebagai orang tua sendiri. Untuk para Lurah, tolong terima mereka dengan hangat sebagai anak, bukan sekadar sebagai adik,” pungkas Maigus.
Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Imam Bonjol Padang, Masmuni Mahatma, juga memberikan pesan kepada mahasiswa agar menjaga sikap selama berada di tengah masyarakat.
Ia menekankan pentingnya menjaga citra kampus melalui perilaku yang mencerminkan nilai akademik dan moral.
“Jaga nama baik almamater kampus. Ingat, almamater bukan sekadar identitas fisik, melainkan ada pesan moral dan amanat besar di dalamnya yang harus dijaga dengan perilaku yang baik,” tegas Masmuni.
Pelaksanaan KKN UIN Imam Bonjol Padang berlangsung selama satu bulan, mulai 20 Juli hingga 20 Agustus 2026. Sebanyak 345 mahasiswa ditempatkan di dua kawasan, yaitu sembilan kelurahan di Kecamatan Kuranji dan 13 kelurahan di Kecamatan Koto Tangah.
Melalui program pengabdian tersebut, mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol diharapkan dapat berkontribusi dalam kehidupan masyarakat sekaligus mendukung penguatan program Smart Surau di Kota Padang. (*)
