BREAKING NEWS
    2,443 view

    Aksi Kemanusiaan untuk NTT, LKAAM dan Gebu Minang Siapkan 5 Ton Rendang

    Waktu Baca: 3 menit
    Wako Fadly Amran bersama Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar dan Gebu Minang Sumbar dalam aksi penyediaan bantuan rendang untuk masyarakat terdampak gempa NTT. (Foto: Diskominfo Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – Aksi kemanusiaan untuk NTT dilakukan LKAAM Sumbar dan Gebu Minang Sumbar melalui penyediaan 5 ton rendang bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026). Wali Kota Padang sekaligus Ketua DPW Gebu Minang Sumbar, Fadly Amran, hadir saat proses memasak rendang di Kantor LKAAM Sumbar.

    Bantuan tersebut ditujukan kepada warga yang terdampak gempa bumi NTT pada 15 Agustus 2026. Bencana itu mengakibatkan korban jiwa serta kerusakan terhadap rumah masyarakat dan sejumlah infrastruktur.

    Untuk mengejar target bantuan, Fadly Amran meminta LKAAM Sumbar dan Gebu Minang Sumbar menggunakan Sentra Rendang Kota Padang. Pemerintah Kota Padang juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan agar kebutuhan 5 ton rendang dapat segera dipenuhi.

    Fadly menilai gerakan itu mencerminkan kepedulian sekaligus semangat gotong royong masyarakat Minangkabau ketika bencana terjadi.

    “Kita patut memberikan apresiasi kepada Gebu Minang Sumbar dan LKAAM Sumbar yang begitu cepat mengambil langkah untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Ini merupakan bentuk kepedulian para niniak mamak kepada anak kemenakan yang sedang menghadapi musibah,” ujar Fadly Amran.

    Menurut Fadly, kepedulian kepada sesama harus diwujudkan melalui bantuan konkret. Ia mengingatkan bahwa bencana dapat terjadi kapan pun dan di mana pun.

    “Kami juga mengajak berbagai pihak di Sumbar untuk bersama-sama mendukung gerakan kemanusiaan ini. Ketika Kota Padang mengalami gempa bumi pada 2009 dan bencana hidrometeorologi pada 2025 lalu, banyak pihak yang datang membantu. Karena itu, saat saudara-saudara kita di NTT menghadapi musibah, sudah sepatutnya kita hadir dan memberikan bantuan,” kata Fadly.

    Fadly juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam membantu masyarakat melewati masa pemulihan setelah bencana.

    “Ketika bencana terjadi, tentu kita harus mengikhlaskan bahwa ini adalah sebuah cobaan. Setelah itu, kita harus bekerja keras dan berupaya meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Inilah esensi dari pertemuan kita pada hari ini,” tegasnya.

    Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar menyampaikan bahwa bantuan perdana sebanyak 700 kilogram rendang telah dikirim menggunakan penerbangan TNI Angkatan Udara. Bantuan itu merupakan hasil gotong royong berbagai unsur masyarakat Minangkabau, di antaranya Bundo Kanduang, Himpunan Pengusaha Randang Minangkabau (Hipermi), dan Gebu Minang Peduli.

    “Target kita sebanyak 5 ton rendang, dan akan kita kirim secara bertahap. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di NTT,” jelas Fauzi Bahar.

    Rendang dipilih sebagai bentuk bantuan karena memiliki karakteristik yang dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana.

    “Kita memilih rendang karena merupakan makanan yang siap santap, tahan lama, dan praktis dikonsumsi oleh warga di lokasi bencana. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat, dan menjadi bagian dari kepedulian masyarakat Minangkabau untuk saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” tutup Fauzi Bahar.

    Aksi kemanusiaan untuk NTT ini turut dihadiri jajaran pengurus LKAAM Sumbar, pengurus Gebu Minang Sumbar, Bundo Kanduang, serta Himpunan Pengusaha Randang Minangkabau (Hipermi). (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *