BREAKING NEWS
    987 view

    Lomba Tahfiz di Kota Pariaman Diikuti 450 Hafiz

    Waktu Baca: 4 menit
    Grand Final Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik se-Kota Pariaman tahun 2026 sekaligus penutupan oleh Wawako Pariaman, Mulyadi, turut dihadiri Ketua DPRD Pariaman, Muhajir Muslim, di Halaman Balaikota Pariaman, Minggu malam (27/9/2026). (Foto: Diskominfo Pariaman)

    Pariaman, AyoSumbar.id – Lomba tahfiz di Kota Pariaman untuk pertama kalinya digelar Pemerintah Kota Pariaman melalui Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik se-Kota Pariaman Tahun 2026 di Halaman Balaikota Pariaman, Minggu malam (27/9/2026). Grand final sekaligus penutupan lomba tersebut dilakukan Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi setelah rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari.

    Pelaksanaan lomba menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pariaman memperkuat visi Pariaman Risalah. Program itu sekaligus menjadi sarana untuk mewujudkan dan mengukur keberhasilan program strategis “Satu Rumah Satu Hafiz”.

    Mulyadi mengatakan Pariaman Risalah tidak hanya berorientasi pada program, tetapi juga menjadi ikhtiar membangun masyarakat yang beriman, sholeh, dan berakhlak.

    “Pariaman RISALAH bukan sekadar sebuah program saja, tetapi merupakan ikhtiar untuk membangun masyarakat Kota Pariaman yang ‘Beriman, Sholeh, dan Berakhlak’ seperti Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik yang diselenggarakan selama tiga hari ini,” ujar Mulyadi.

    Menurut Mulyadi, lomba tersebut juga bertujuan menumbuhkan semangat kompetisi di kalangan anak-anak yang belajar di MDTA. Ia berharap suasana kompetitif dapat mendorong anak-anak di MDTA desa, kelurahan, dan kecamatan semakin giat menghafal Alquran, setidaknya Juz Amma.

    “Tujuan kami mengadakan kegiatan ini adalah supaya anak-anak kita yang belajar tersebut ada mempunyai perasaan kompetisinya. Kalau sudah ada perasaan kompetisi pada diri mereka kita berharap semua anak-anak yang ada di MDTA Desa/Kelurahan, dan Kecamatan, bisa berlomba untuk belajar menghafal surat-surat dalam Alquran minimal menghafal Juz Amma,” terang Mulyadi.

    Pemko Pariaman menjadikan kegiatan tersebut sebagai salah satu media untuk mendukung target program melalui berbagai fasilitas dan media yang telah disediakan. Mulyadi menyebut pembinaan kemampuan membaca dan menghafal Alquran menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah.

    “Kami juga ingin memperlihatkan bahwasanya Kota Pariaman boleh tidak menjadi kota serambi mekah, boleh kota yang tidak berlandaskan keagaamaan, tetapi Kota Pariaman adalah kota yang berkonsentrasi membina, mendukung, dan memberikan efek kejut bagaimana masyarakatnya lebih giat lagi untuk belajar membaca Alquran,” ulasnya.

    Mulyadi juga berharap penyelenggaraan lomba hafiz dapat dikembangkan hingga tingkat nasional. Menurutnya, kompetisi tidak cukup berhenti di tingkat lokal sehingga Pemko Pariaman berencana membuka ruang bagi daerah di luar Kota Pariaman untuk ikut berkompetisi pada masa mendatang.

    Ia menilai keterlibatan peserta dari daerah lain dapat memperbesar semangat anak-anak dalam belajar dan menghafal Alquran. Pemko Pariaman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan unsur lain yang bekerja dalam pelaksanaan lomba.

    “Terimakasih untuk semua Panitia dan unsur lainnya yang telah bekerja keras demi terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kedepannya kegiatan seperti ini lebih semarak lagi dan lebih banyak lagi peserta yang ikut dalam Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik ini,” pungkas Mulyadi.

    Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Pariaman Edy Oktafiandi turut menyampaikan apresiasi kepada Pemko Pariaman. Ia menilai perhatian pemerintah daerah terhadap bidang keagamaan, pendidikan, dan kemasyarakatan menjadi bagian dari pembangunan Kota Pariaman yang Risalah.

    Edy mengatakan lantunan ayat suci Alquran dari para hafiz dan hafizah telah mewarnai pelaksanaan lomba selama tiga hari. Ia juga menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pembinaan generasi muda.

    “Saya sangat bangga sekali karena untuk Sumatera Barat barulah ini Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan lomba hafiz antar anak-anak kita MDTA se-Kota Pariaman selain Lomba MTQ, dan ini cukup luar biasa karena diramaikan oleh 450 hafiz dan hafizah Kota Pariaman yang mana kegiatan ini sesuai dengan program strategis Pemko Pariaman yaitu satu rumah satu hafiz,” ungkapnya.

    Menurut Edy, program strategis “Satu Rumah Satu Hafiz” dinilai selaras dengan pembangunan Kota Pariaman yang menempatkan agama sebagai pondasi. Dengan landasan tersebut, pembangunan diharapkan memiliki makna bagi Masyarakat.

    Daftar Juara Lomba Tahfiz di Kota Pariaman 2026

    Pada kategori Lomba 1 Juz Tilawah Putra, Juara I diraih Abdillah Yusuf Dahlan dari MDTA Muhajirin Desa Kp. Baru. Juara I kategori Putri diraih Nabila Aina Agra dari MDTA Masjid Raya Badano.

    Kategori Lomba 1 Juz Non-Tilawah Putra menempatkan Balya Ghaziyul Furqan dari MDTA Masjid An Nur Zainul sebagai Juara I. Untuk kategori Putri, Juara I diraih Naira Henisa dari MDTA Al Furqan Desa Cubadak Air Selatan.

    Sementara itu, Juara I Lomba Hafiz Cilik Putra diraih Hudzaifah Abdirrahman. Juara I kategori Putri diraih Ruqayyah.

    Pelaksanaan perdana lomba tahfiz di Kota Pariaman tersebut menjadi bagian dari program Pemerintah Kota Pariaman dalam mendorong anak-anak memperkuat kemampuan membaca dan menghafal Alquran melalui semangat kompetisi. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *