BREAKING NEWS

    Menjajal Jalur Alam, Solok Selatan Siapkan Destinasi Petualangan 

    Waktu Baca: 3 menit
    Solok Selatan siapkan wisata petualangan bagi masyarakat. Ardi/TimAs

    Solok Selatan,Ayosumbar.id — Bukan sekadar tanjakan, turunan, dan hamparan hutan. Bagi Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, jalur pendakian menuju kawasan alam di wilayahnya menyimpan peluang lebih besar: menjadi ruang tumbuh bagi wisata petualangan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

     

    Potensi itu kembali dilihat langsung oleh Bupati Solok Selatan H. Khairunas bersama jajaran pemerintah daerah dan pihak Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) saat meninjau jalur pendakian.

     

    Peninjauan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memastikan jalur alam yang akan dikembangkan sebagai lokasi berbagai aktivitas wisata benar-benar siap digunakan. Kondisi medan, titik-titik jalur, hingga aspek keselamatan menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut.

     

    Ini bukan peninjauan pertama. Sebelumnya, Bupati Khairunas bersama Wakil Bupati H. Yulian Efi dan jajaran Pemkab Solok Selatan telah menjajal jalur menuju Danau Bontak pada 3 September lalu.

     

    Jalur yang ditempuh memiliki karakter khas kawasan perbukitan, dengan kombinasi tanjakan dan turunan yang cukup menguras tenaga. Namun, justru karakter medan seperti itulah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda di alam terbuka.

     

    Pemerintah daerah melihat jalur tersebut tidak hanya potensial untuk aktivitas pendakian. Ke depan, kawasan ini dapat menjadi bagian dari pengembangan wisata berbasis petualangan, olahraga alam, hingga event yang mengangkat lanskap Solok Selatan sebagai daya tarik utama.

     

    Dari Olahraga, Mengalir ke Ekonomi Warga

     

    Pengembangan event alam juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan olahraga semata. Ketika semakin banyak peserta dan wisatawan datang, peluang ekonomi di sekitar destinasi ikut terbuka.

     

    Pelaku UMKM dapat memperoleh ruang untuk menjajakan makanan dan minuman, masyarakat dapat terlibat dalam layanan pendukung wisata, sementara sektor transportasi, penginapan, jasa pemandu, hingga produk lokal berpotensi ikut bergerak.

     

    Karena itu, kesiapan jalur menjadi bagian penting dari pengembangan destinasi. Bersama TNKS, pemerintah daerah turut mencermati sejumlah titik yang membutuhkan perhatian agar aktivitas wisata dapat berlangsung dengan tetap memperhatikan keamanan, kenyamanan, dan kelestarian kawasan.

     

    Momentum terdekat adalah pelaksanaan 7K Fun Trail Run yang dijadwalkan berlangsung pada 27 September 2026.

     

    Event tersebut akan membawa peserta berlari melintasi jalur perbukitan sambil menikmati suasana alam Solok Selatan. Bagi daerah, kegiatan ini sekaligus menjadi cara memperkenalkan jalur pendakian kepada publik melalui pengalaman langsung.

     

    Jika dikelola secara berkelanjutan, jalur ini bukan hanya menjadi tempat orang datang untuk berlari atau mendaki. Ia dapat tumbuh menjadi salah satu pintu masuk wisata petualangan Solok Selatan—tempat olahraga, alam, promosi destinasi, dan perputaran ekonomi masyarakat bertemu dalam satu kawasan.

     

    Dengan lanskap alam yang masih menjadi kekuatan utama, Solok Selatan kini terus mencari cara agar potensi tersebut tidak hanya dinikmati, tetapi juga memberi manfaat lebih luas bagimasyarakat sekitar. (adi)

     

     

    Avatar of Arditono
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *