BREAKING NEWS
    868 view

    Kader Nagari di Padang Pariaman Diperkuat untuk Tekan Stunting

    Waktu Baca: 2 menit
    Sebanyak 206 peserta mengikuti Bimtek penguatan kapasitas Kaur dan KPM se-Kabupaten Padang Pariaman. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Kader nagari di Padang Pariaman mendapat penguatan kapasitas untuk mendukung pelayanan dasar dan percepatan penurunan stunting melalui bimbingan teknis di Hall IKK Kantor Bupati Padang Pariaman, Rabu (30/9/2026).

    Bimtek bertajuk Penguatan Kapasitas dalam Mendukung Pemberdayaan Keluarga dan Pelayanan Masyarakat, Registrasi Posyandu serta Pelaporan Konvergensi Stunting itu diikuti 206 peserta.

    Peserta terdiri dari Kaur se-Kabupaten Padang Pariaman dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) se-Kabupaten Padang Pariaman. Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, membuka kegiatan tersebut mewakili Bupati Padang Pariaman.

    Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Ketua GOW, Ketua DWP, serta unsur terkait lainnya turut menghadiri kegiatan itu.

    Hendra menjelaskan, Posyandu memiliki peran strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat dan keluarga. Menurutnya, posisi tersebut membuat Posyandu menjadi bagian penting dalam pelayanan dasar di tingkat nagari.

    “Posyandu merupakan wadah pelayanan masyarakat yang berada dekat dengan masyarakat dan keluarga, serta menjadi salah satu ujung tombak pelayanan dasar di nagari,” ujarnya.

    Ia menekankan bahwa penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu unsur saja. Pemerintah nagari, kader Posyandu, pemerintah kecamatan, dan pemerintah kabupaten perlu terlibat dalam upaya tersebut.

    “Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Mari bergerak bersama untuk mempercepat penurunan stunting dan menanggulangi persoalan yang masih dihadapi masyarakat,” kata Hendra.

    Peran KPM juga dinilai penting dalam mendukung penurunan Angka Kematian Ibu di Kabupaten Padang Pariaman. Hendra meminta kader aktif memberikan informasi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan pelayanan yang diperlukan.

    “Kita berharap KPM juga ikut mengingatkan dan mendorong upaya penurunan Angka Kematian Ibu di Padang Pariaman,” lanjutnya.

    Pemkab Padang Pariaman juga terus menjalankan upaya pemenuhan Universal Health Coverage (UHC). Langkah tersebut diarahkan agar masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang semakin baik.

    Hendra berharap materi Bimtek dapat menambah pengetahuan dan pemahaman peserta. Pengetahuan itu diharapkan dapat diterapkan kader saat menjalankan tugas serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat di tingkat nagari.

    “Jadikan Bimtek hari ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kita, agar dapat mengurangi dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat,” tutupnya.

    Dengan penguatan tersebut, kader nagari di Padang Pariaman diharapkan semakin mampu menjalankan perannya dalam pelayanan masyarakat, termasuk mendukung penanganan stunting di Padang Pariaman dan persoalan kesehatan lainnya. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *