BREAKING NEWS
    22,232 view

    Liga Askab PSSI Solsel: Sepakbola jadi Wadah Silaturahmi dan Pembinaan Generasi Muda

    Waktu Baca: 3 menit
    Tendangan perdana Bupati Solsel bersama Ketua Askab PSSI Solok Selatan Iqbal Chissa pertanda di mulainya Liga Askab Solsel di GOR Rimbo Tangah. Foto: Sigit)

    Solok Selatan, Ayosumbar.id – Sebanyak 16 tim sepakbola lokal siap unjuk gigi dalam turnamen bergengsi Liga Askab PSSI Solsel (Solok Selatan) yang digelar di GOR Rimbo Tangah, Kecamatan Sangir. Semangat kompetisi tampak kembali menyala di daerah berjulukan bumi Sarantau Sasurambi.

    Turnamen ini tak sekadar ajang perebutan trofi bergilir, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam menjaring talenta muda berbakat serta mempererat hubungan antar klub di wilayah Solok Selatan.

    “Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan, kompetisi ini diharapkan bisa menjadi langkah awal pembentukan generasi pesepak bola masa depan. Sebab itu, kami Askab PSSI menggulirkan liga ini,” ujar Ketua Askab PSSI Solsel, Muhammad Iqbal Chissa, Senin (14/4/2025) saat pembukaan Liga Askab PSSI Solsel itu.

    Iqbal mengingatkan bahwa membangun sepak bola membutuhkan kerja keras dan konsistensi. “Mengelola sepak bola itu jauh lebih kompleks dari pada sekadar menendang bola di lapangan,” ungkapnya.

    Sementara, Ketua Pelaksana kegiatan, Aidil Fitri menyampaikan bahwa Liga Askab ini bukan hanya mencari juara, tetapi juga menjadi sarana menjaring talenta muda baik pemain, pelatih, maupun wasit yang potensial untuk dibina lebih lanjut.

    “Ini adalah ajang silaturahmi antar pemain dan klub. Junjung tinggi fair play,” harapnya

    Total hadiah yang disiapkan cukup menarik: juara pertama akan mendapatkan piala bergilir, tropi, piagam, dan uang tunai sebesar Rp15 juta, juara ke 2 Rp10 juta. Sementara pemain terbaik dan top skor masing-masing menerima Rp1 juta. Suporter terbaik pun tak luput dari perhatian, dengan hadiah senilai Rp500 ribu.

    Turnamen ini akan berlangsung mulai Selasa, 14 April 2025, diikuti oleh 16 tim dari berbagai wilayah, yakni 1 tim dari Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, 3 tim dari Sungai Pagu, 2 tim dari Pauh Duo, 7 tim dari Sangir, serta masing-masing 1 tim dari Sangir Jujuan dan Sangir Balai Janggo, dan 2 tim dari Sangir Batang Hari.

    Terpisah, Bupati Solok Selatan, Khairunas, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Askab PSSI Solsel atas terselenggaranya Liga Askab sebagai ajang pemersatu masyarakat dan pembinaan atlet muda berbakat di daerah tersebut.

    Menurut Khairunas, turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bentuk nyata hiburan rakyat yang juga berperan besar dalam membentuk generasi muda yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

    “Ini harus kita dorong terus, karena olahraga bukan hanya soal prestasi, tapi juga pembinaan karakter,” ujarnya.

    Ia mengajak seluruh pihak mulai dari camat hingga wali nagari untuk aktif menghidupkan kembali semangat olahraga, khususnya sepak bola.

    “Lapangan jangan sampai mati suri. Jadikan ini simbol semangat dan kekompakan masyarakat Solsel,” tegas Khairunas saat membuka pertandingan di GOR Rimbo Tangah.

    GOR Rimbo Tangah sendiri, yang sebelumnya terkesan vakum, diharapkan kembali menjadi pusat aktivitas olahraga. “Kami minta Askab kembali menghidupkan gairah sepak bola di sini. Klub dan atlet harus menjaga marwah olahraga yang penuh sportivitas,” tambahnya.

    Menariknya, laga pembuka menampilkan pertandingan spesial antara tim Pemkab Solsel dan PS Alam Sangir Legend, sebagai simbol kolaborasi dan semangat kebersamaan. Pada pertandingan itu, PS Pemkab Solsel tumbang 1-2 dari PS Alam Sangir Legend. (art)


    Avatar of Arditono
    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *