Kesempatan Pemuda Solok Selatan Magang ke Jepang, Daftar Sebelum 14 Mei 2025
Solok Selatan, Ayosumbar.id – Bagi kamu warga Solok Selatan yang punya mimpi bekerja sambil menjelajah budaya Negeri Sakura, ada kabar gembira! Jepang kembali membuka pintu bagi generasi muda Indonesia untuk mengikuti program magang internasional yang prestisius.
Kesempatan ini hanya terbuka sejak April hingga 14 Mei 2025, jadi jangan sampai ketinggalan!
Melalui Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan (MHLW), Pemerintah Jepang menggandeng Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk menjaring pemuda-pemudi berbakat yang ingin meniti karier di luar negeri.
“Ini lebih dari sekadar program magang, ini adalah jalan menuju dunia global bagi anak-anak muda Solsel,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Solok Selatan, Joni Firmansyah, di Padang Aro (Kamis, 24/3/2025).
Program ini mencakup 51 sektor industri, mulai dari manufaktur, permesinan, hingga industri peralatan konstruksi. Peserta tidak hanya akan mendapatkan pengalaman kerja langsung di perusahaan-perusahaan Jepang, tetapi juga diajak memperdalam keterampilan bahasa Jepang secara intensif di lingkungan native.
Lebih dari itu, inisiatif ini adalah bagian dari kerja sama bilateral Indonesia–Jepang dalam peningkatan kualitas SDM dan transfer ilmu yang berkelanjutan.
Siapa yang Bisa Daftar?
- Laki-laki lulusan SMK Teknik (usia 18–26 tahun)
- Lulusan SMA atau sederajat (usia 18,5–26 tahun saat seleksi)
Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi, dan peserta diwajibkan mengunggah dokumen lengkap sebelum tenggat waktu.
“Kesempatan seperti ini tidak datang dua kali. Jangan menyesal hanya karena terlambat kirim berkas,” tegas Joni.
Tahapan Persiapan Menuju Jepang
- Pelatihan Tahap I – Selama 2 bulan 10 hari di daerah asal, dilengkapi pembelajaran bahasa Jepang dari pengajar profesional yang didatangkan dari pusat.
- Pelatihan Tahap II – Setelah lolos seleksi utama, peserta akan mengikuti pelatihan lanjutan dengan fasilitas penuh dari pemerintah pusat.
Joni menambahkan bahwa seluruh calon peserta wajib membawa dokumen asli saat proses orientasi.
“Ini bukan cuma soal pergi ke Jepang. Ini tentang menciptakan masa depan, membangun kepercayaan diri, dan menjadi warga dunia. Kami tunggu langkah berani dari pemuda Solok Selatan,” tutupnya.(ASN)
