BREAKING NEWS
    16,051 view

    Tim Pengawasan Obat dan Makanan Padang Pariaman Dibentuk untuk Perangi Produk Ilegal

    Waktu Baca: 2 menit
    Sekda Rudy Repenaldi Rilis memimpin rapat pembentukan Tim Pengawasan Obat dan Makanan Padang Pariaman di Ruang Rapat Sekda, Rabu (30/4/2025). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Tim pengawasan obat dan makanan Padang Pariaman resmi dibentuk sebagai bentuk respon serius terhadap maraknya peredaran obat palsu, produk ilegal, dan makanan tak layak konsumsi yang berpotensi membahayakan masyarakat.

    Langkah strategis ini ditandai dengan peluncuran Tim Pengawasan Obat dan Makanan Padang Pariaman yang bertujuan memperkuat koordinasi lintas instansi dalam upaya pengawasan yang menyeluruh.

    Kegiatan advokasi sekaligus peluncuran tim pengawasan obat dan makanan Padang Pariaman ini, berlangsung di ruang rapat Sekretariat Daerah pada Rabu (30/4/2025), dan dibuka oleh Sekda Rudy Repenaldi Rilis mewakili Bupati Padang Pariaman.

    “Pengawasan terhadap peredaran produk obat dan makanan tak bisa hanya dibebankan pada Badan POM. Dibutuhkan kerja sama lintas sektor agar upaya ini benar-benar berdampak,” ujar Rudy dalam sambutannya.

    Menurutnya, kehadiran tim terpadu ini akan menjadi fondasi untuk pengawasan yang lebih sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Evaluasi dari kegiatan tim nantinya akan menjadi bahan pembenahan untuk memperkuat perlindungan konsumen ke depan.

    Ia juga menekankan bahwa pengawasan tidak sebatas pada penindakan, tetapi harus diiringi edukasi menyeluruh kepada masyarakat dan pelaku usaha agar kesadaran akan keamanan pangan dan obat semakin meningkat.

    “Pemahaman masyarakat serta pelaku usaha terhadap pentingnya standar keamanan produk sangat penting. Maka sosialisasi dan pemberdayaan harus menjadi bagian dari strategi kita,” tegas Rudy.

    Sementara itu, Plt Kepala Balai Besar POM Padang, Hilda Murni, menyambut baik inisiatif Pemerintah Daerah. Ia menyatakan bahwa sinergi semacam ini akan efektif jika ditindaklanjuti dengan kebijakan daerah yang jelas.

    “Bentuk konkret dukungan bisa dalam bentuk surat keputusan atau edaran teknis yang mengatur peran masing-masing pihak dalam tim pengawasan obat dan makanan Padang Pariaman,” ujarnya.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran BBPOM Padang, kepala Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas PPKB, Dinas Kominfo, serta berbagai perangkat daerah lain yang akan menjadi bagian dari tim pengawasan obat dan makanan Padang Pariaman.

    Dengan kolaborasi yang kuat antarinstansi, pengawasan peredaran obat dan makanan di Padang Pariaman diharapkan menjadi lebih terarah dan berdampak langsung pada perlindungan kesehatan masyarakat. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *