BREAKING NEWS
    10,486 view

    Ulas Makna Hijrah, Wawako Padang Ingin Masjid jadi Pusat Kegiatan Positif

    Waktu Baca: 2 menit
    Wawako Padang, Maigus Nasir, usai Subuh Mubarakah bersama para jamaah di Masjid Darussalam Pemancungan, Kelurahan Pasa Gadang, Rabu (9/7/2025). (Foto: Pemko Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, mengulas makna hijrah secara mendalam saat Subuh Mubarakah di Masjid Darussalam Pemancungan, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Rabu (9/7/2025).

    Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan tausiyah bertema “Hijrah Menuju Rahmatan Lil Alamin” sekaligus menjalin silaturahmi dengan masyarakat setempat.

    Dalam ceramahnya, Wawako Maigus menekankan makna hijrah Rasulullah SAW sebagai proses transformasi menyeluruh, bukan hanya perpindahan tempat.

    Menurutnya, hijrah adalah momentum untuk memperbaiki akhlak, menumbuhkan semangat persatuan, dan menghadirkan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik secara spiritual maupun sosial.

    “Islam datang membawa rahmat bagi seluruh alam. Rasulullah SAW diutus untuk menebar kasih sayang, kedamaian, dan keberkahan,” ungkap Maigus Nasir, seraya mengutip sabda Nabi, “Tidaklah aku diutus kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta.”

    Lebih lanjut, ia menyoroti urgensi memakmurkan masjid sebagai pusat peradaban umat. Ia mencontohkan bagaimana Rasulullah SAW membangun Masjid Quba segera setelah berhijrah sebagai langkah awal pembinaan umat.

    “Kini kita melihat banyak masjid megah, tapi jemaahnya minim. Karena itu, kami mendorong masjid menjadi pusat kegiatan positif. Salah satunya melalui Program Smart Surau yang memadukan nilai-nilai keislaman dengan kemajuan teknologi,” terang Wawako Maigus.

    Dalam kesempatan tersebut, Maigus juga menyampaikan sejumlah program pro-rakyat yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Kota Padang. Di antaranya adalah BPJS Kesehatan Gratis dan Kartu Padang Juara, sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan warga, khususnya yang kurang mampu.

    “Layanan kesehatan gratis melalui BPJS Kesehatan adalah bentuk keberpihakan kami terhadap masyarakat. Begitu juga bantuan seragam dan LKS yang kami salurkan untuk keluarga dalam DTKS dan MBR,” ujarnya.

    Tidak hanya menyampaikan pesan spiritual dan program pemerintah, Maigus Nasir juga aktif mendengarkan aspirasi warga. Sejumlah persoalan yang disampaikan masyarakat Pemancungan.

    Aspirasi yang diterimanya mulai dari kondisi jalan yang rusak, kebutuhan pengerukan Sungai Batang Arau, pemasangan lampu penerangan jalan, serta perbaikan jembatan penyeberangan.

    Dengan menggabungkan dakwah, silaturahmi, dan dialog, kegiatan Subuh Mubarakah ini menjadi momentum sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Padang yang religius dan sejahtera. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *