BREAKING NEWS
    11,585 view

    Verifikasi BNPB ke Padang Pariaman, Percepatan Pemulihan Dampak Bencana

    Waktu Baca: 2 menit
    Tim verifikasi BNPB mengunjungi titik terdampak bencana di Padang Pariaman didampingi Kalaksa BPBD dan Kadis PUPR Padang Pariaman. (Foto: BPBD Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Verifikasi BNPB ke Padang Pariaman menjadi tonggak penting dalam upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di daerah tersebut. Kunjungan BNPB merupakan tindak lanjut dari proposal yang diajukan pemerintah daerah ke BNPB beberapa waktu lalu.

    Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan komitmen konkret dengan menyambut langsung tim verifikasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang datang meninjau 12 titik lokasi usulan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang rusak akibat bencana alam.

    Verifikasi BNPB ke Padang Pariaman ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat (14-18/7/ 2025), dengan melibatkan tiga personel BNPB yang berkoordinasi bersama BPBD Provinsi Sumbar, Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Sumatera Barat, Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang, serta jajaran OPD Pemkab Padang Pariaman.

    Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menegaskan bahwa verifikasi BNPB ke Padang Pariaman ini merupakan hasil konkret dari diplomasi pemerintah daerah ke pusat.

    “Kami telah mengusulkan 12 titik lokasi infrastruktur yang sangat vital—mulai dari jalan, jembatan, hingga bendungan dan jaringan irigasi—yang terdampak bencana. Kedatangan tim BNPB ini menunjukkan respon positif pemerintah pusat terhadap kebutuhan daerah,” ujarnya, Rabu (15/7/2025).

    Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, Emri Nurman, menilai bahwa verifikasi BNPB ke Padang Pariaman menjadi angin segar dalam upaya memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

    Menurutnya, tim BNPB tak hanya melakukan peninjauan fisik di lapangan, tetapi juga mengkaji data teknis yang disiapkan oleh perangkat daerah terkait. “Semua objek yang diusulkan harus memiliki justifikasi kuat, baik dari sisi kerusakan maupun urgensi penanganannya,” jelas Emri.

    Selain aspek teknis, verifikasi BNPB ke Padang Pariaman juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor. BNPB meminta agar instansi pusat dan daerah terus bersinergi agar pelaksanaan rehabilitasi berjalan efektif dan efisien. Hal ini termasuk penyelarasan data, perencanaan anggaran, serta kesiapan pelaksanaan kegiatan fisik di lapangan.

    Hasil akhir dari verifikasi BNPB ke Padang Pariaman akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi yang akan disampaikan ke Kementerian Keuangan untuk proses penganggaran pada Agustus 2025.

    Emri pun mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mendukung serta mendoakan agar proses ini berjalan lancar. “Kami optimistis, dengan dukungan semua pihak, pemulihan infrastruktur bisa segera terealisasi demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *