Profil Desa Bosua di Kecamatan Sipora Selatan, Mentawai
Mentawai, AyoSumbar.id – Profil Desa Bosua menjadi cerminan kekayaan alam dan kehidupan sosial masyarakat pesisir yang khas di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Terletak di Kecamatan Sipora Selatan, desa ini bukan sekadar titik di peta, melainkan tempat hidup dan berkembangnya lebih dari seribu jiwa dengan kultur, potensi, dan dinamika sosial yang menarik untuk dikenali lebih dekat.
Sekilas Profil Desa Bosua
Desa Bosua memiliki luas wilayah mencapai 40,78 km², atau setara dengan 11,71% dari total luas Kecamatan Sipora Selatan.
Angka ini menunjukkan bahwa Bosua merupakan salah satu desa dengan bentang wilayah yang cukup besar, menyimpan potensi sumber daya alam, terutama perikanan dan pariwisata bahari.
Jumlah Penduduk Desa Bosua
Hingga tahun 2023, jumlah penduduk di Desa Bosua tercatat sebanyak 1.780 jiwa, dengan rincian 915 laki-laki dan 865 perempuan. Penduduknya tersebut tersebar di 11 dusun.
Nama Dusun di Desa Bosua
- Bosua Selatan
- Bosua Utara
- Amumunan
- Gobik
- Sao
- Maonai
- Paguguk
- Mongan Bosua
- Tattanen
- Katiet
- Kairiggi
Sebaran dusun ini mencerminkan karakter masyarakat desa yang hidup berdampingan dengan alam, dari pesisir pantai hingga wilayah pedalaman hutan.
Infrastruktur Sosial dan Keagamaan
Meskipun tergolong desa dengan keterbatasan akses, Desa Bosua tetap memiliki fasilitas keagamaan yang mencerminkan keberagaman dan toleransi antarumat beragama.
Terdapat 1 masjid, 2 gereja Protestan, dan 1 gereja Katolik yang menjadi pusat aktivitas spiritual warga di Desa Bosua ini.
Akses dan Telekomunikasi
Dari segi konektivitas, Desa Bosua baru memiliki 1 menara telekomunikasi dan hanya dilayani oleh satu operator jaringan. Keterbatasan ini tentu menjadi tantangan dalam era digital saat ini, terutama untuk pendidikan, informasi, dan sektor ekonomi digital.
Letak geografis Desa Bosua cukup terpencil bila dilihat dari pusat administrasi pemerintahan. Jaraknya ke:
- Pusat Kecamatan: 44,20 km
- Pusat Kabupaten: 66,00 km
- Pusat Provinsi: 220,30 km
Jarak-jarak ini menunjukkan bahwa Desa Bosua memerlukan perhatian lebih dalam hal akses transportasi dan pelayanan publik yang merata.
Penutup
Profil Desa Bosua memperlihatkan wajah desa yang kaya akan potensi dan kearifan lokal, namun juga menghadapi tantangan dalam infrastruktur dan aksesibilitas.
Dengan pendekatan pembangunan yang tepat, desa ini berpotensi menjadi destinasi unggulan berbasis bahari dan budaya di wilayah Mentawai. (*)
