BREAKING NEWS
    14,497 view

    Perantau Minang Ditembak KKB di Papua Tengah, IKM Bantu Pulangkan Jenazah

    Waktu Baca: 3 menit
    Proses pemulangan jenazah Joni Hendra, perantau asal Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, yang menjadi korban penembakan oleh KBB di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. (Foto: Polri)

    Padang, AyoSumbar.id – Kabar duka menyelimuti ranah Minang. Seorang perantau Minang ditembak KKB di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Jumat (25/7/2025).

    Perantau Minang yang dibunuh KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) tersebut bernama Joni Hendra. Ia merupakan warga asal Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

    Jenazah almarhum Joni telah tiba di Jambi pada Sabtu (26/7/2025), usai melalui proses pemulangan yang penuh tantangan dari wilayah konflik. Awalnya direncanakan untuk dimakamkan di kampung halamannya di Bayang, Pesisir Selatan.

    Namun, setelah musyawarah keluarga, jenazah Joni akhirnya dibawa untuk dimakamkan di Merangin, Jambi, tempat domisili keluarganya.

    Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM), Andre Rosiade, menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi yang menimpa warganya di tanah rantau.

    “Kami dari IKM turut berduka atas meninggalnya saudara kami di Papua Tengah. Ia menjadi korban aksi brutal KKB,” ujar Andre yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Minggu (27/7/2025).

    “Meski proses pemulangannya cukup rumit, berkat semangat persaudaraan dan kerja sama banyak pihak, almarhum akhirnya bisa dimakamkan dengan layak,” sambungnya.

    Menurut Andre, proses pemulangan jenazah mendapat dukungan penuh dari DPW IKM Papua yang langsung berkoordinasi dengan keluarga korban serta aparat di lapangan. Ketua DPW IKM Papua, Zulhendri Sikumbang, disebut aktif membantu dari Sugapa hingga Timika.

    Pada Sabtu pagi, sambungnya, jenazah sempat tertunda keberangkatannya akibat pembatalan penerbangan. Namun, berkat koordinasi intensif antara IKM Papua dan aparat kepolisian, jenazah akhirnya berhasil diberangkatkan dari Bandara Sugapa menuju Timika pukul 08.30 WIT.

    Di Bandara Moses Kilangin Timika, sejumlah warga IKM dan aparat kepolisian menyambut kedatangan jenazah. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Timika untuk dimandikan, dikafani, dan dimasukkan ke dalam peti jenazah. Proses ini berlangsung lancar dan penuh penghormatan.

    “Maskapai memastikan penerbangan ke Bandara Internasional Minangkabau pukul 10.30 WIT. Dua anggota keluarga ikut mendampingi jenazah dalam perjalanan ke Sumbar,” jelas Andre.

    Zulhendri menambahkan bahwa seluruh biaya pengurusan jenazah dari RS Sugapa hingga proses pengiriman ditanggung oleh Pemda Sugapa, berkat koordinasi yang dilakukan pihak IKM dan keluarga korban di Timika.

    Setibanya di BIM, jenazah langsung dijemput ambulans dan dibawa menuju Jambi. Keputusan pemakaman di Jambi diambil karena mayoritas keluarga korban berdomisili di sana.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Sugapa, Pemda Sugapa, dan seluruh warga IKM di Papua yang telah berperan besar dalam proses ini. Semoga segala bantuan dan jerih payah dibalas dengan pahala berlipat dari Allah SWT,” tutup Zulhendri.

    Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus memburu pelaku, dan menindak tegas siapapun yang terlibat dalam aksi kekerasan terhadap warga sipil.

    “Kejadian ini luka bagi kita semua. Kami akan menindak tegas pelaku penembakan terhadap warga sipil. Kami pasti tidak akan berhenti sampai keadilan ditegakkan,” tegas Brigjen Faizal.

    Peristiwa ini menambah daftar panjang kekerasan KKB yang menimpa warga sipil menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan bagi para perantau. Khususnya warga Minang yang mencari nafkah di wilayah rawan konflik. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *