AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
6,272 view

Banjir di Bonjol, Bupati Welly Pastikan Kebutuhan Dasar Warga Terpenuhi

Infografis yang memberikan data statistik terkini tentang Banjir di Bonjol.
Bupati Pasaman, Welly Suheri, turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga yang terdampak banjir di Kecamatan Bonjol, Kamis (27/11/2025). (Foto: Diskominfo Pasaman)

Padang, AyoSumbar.id – Banjir di Bonjol merendam banyak rumah warga. Bupati Pasaman, Welly Suheri, turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warganya. Ia datang dengan Wakapolres, Baznas, kepala OPD, dan Camat Bonjol untuk meninjau titik terdampak.

Banjir dan longsor di wilayah itu terjadi setelah hujan deras mengguyur tanpa jeda. Sungai Alahan Panjang Alahan Panjang Bonjol meluap pada Rabu (26/11/2025).

Luapan itu memicu banjir bandang di Jorong Pandam, Nagari Limo Koto. Peristiwa ini juga merendam Jorong Lungguak Batu, Nagari Koto Kaciak Barat, dan Jorong Kampuang Tampang, Nagari Ganggo Mudiak.

“Satu rumah hanyut di titik banjir. Warga memilih mengungsi demi menghindari banjir susulan,” ujar Bupati Welly dikutip Jumat (28/11/2025).

Katanya, Sungai Alahan Panjang menyeret jembatan gantung di Jorong Tampang. Batang Sangkut di Jorong Lungguak Batu kembali meluap. Puluhan rumah kembali tergenang. “Dua rumah di tepi Sungai Pandam juga hanyut. Peristiwa ini memaksa ratusan warga mengungsi,” sambungnya.

Informasi yang sudah dirangkum BPBD Pasaman, sebanyak 123 warga terdampak langsung banjir di Bonjol. Sebanyak 70 orang mengungsi di Mesjid Mesjid Raya Pandam.

“Sebanyak 100 orang bertahan di Mesjid Nurul Iman, Jorong Lungguak Batu. Masih ada 321 warga yang berlindung di rumah keluarga di luar area terdampak,” jelasnya.

Air terus naik dan memutus akses ke Lungguak Batu. Tim kesulitan menjangkau lokasi pengungsian karena debit air makin tinggi. TRC BPBD, Polri, perangkat nagari, dan masyarakat tetap mengevakuasi korban. Mereka juga membersihkan rumah terdampak di sela banjir.

Bupati Welly menekankan pemenuhan kebutuhan dasar warga korban banjir di Bonjol. Ia memerintahkan pendirian posko di dekat titik terdampak. Ia ingin warga mudah mengakses layanan medis dan obat.

“Kita dirikan posko bencana agar layanan cepat sampai ke masyarakat,” ucap Welly. Ia menyebut kebutuhan mendesak lain seperti selimut, tikar, dan makanan siap saji. Ia ingin warga tetap aman dan nyaman saat banjir di Bonjol berlangsung.

Bupati juga menyampaikan prihatin atas dampak banjir di Bonjol. Ia berharap cuaca segera membaik. Ia meminta warga di bantaran sungai dan lereng bukit meningkatkan kewaspadaan.

“Kita imbau warga agar waspada terhadap potensi banjir dan longsor lanjutan,” tegasnya. Ia juga menugaskan seluruh OPD dan instansi terkait hadir langsung membantu warga.

Ia menyerahkan bantuan sembako secara simbolis di posko pengungsian untuk meringankan beban korban banjir di Bonjol. (*)

Avatar of M. Abdi Lubis
Avatar of Arditono
M. Abdi Lubis
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version