AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
6,300 view

Bantah Isu Soal BKK, MKKS Pasaman: Tak ada Sekolah Terdampak

Infografis yang merangkum data penting mengenai MKKS Pasaman,SLTA di Pasaman.
Ketua MKKS Pasaman, Muslim, saat memberikan keterangan kepada media. Ia memastikan bahwa isu BKK yang beredar tidak benar, karena seluruh sekolah di Pasaman berjalan normal. (Foto: TimAS)

Pasaman, AyoSumbar.id – MKKS Pasaman menegaskan bahwa seluruh SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Pasaman tetap menjalankan aktivitas pembelajaran secara normal tanpa gangguan apa pun, meski sempat muncul isu yang menyebut proses belajar mengajar terganggu.

Ketua MKKS Pasaman, Muslim, menyampaikan bahwa seluruh sekolah tingkat SLTA di Pasaman beroperasi seperti biasa. Ia memastikan situasi pembelajaran tetap kondusif dan berjalan lancar.

“Tidak ada sekolah yang terdampak isu tersebut. Proses belajar berlangsung baik dan seluruh aktivitas pendidikan berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Muslim, yang juga memimpin SMK Negeri 1 Lubuk Sikaping, Senin (17/11/2025).

Muslim menegaskan kembali bahwa isu mengenai keresahan guru dan pegawai akibat kebijakan pendidikan di daerah tidak memiliki dasar. Ia menyebut kabar tersebut berbeda dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Guru dan pegawai SMA, SMK, hingga SLB se-Pasaman tetap bekerja seperti biasa tanpa masalah. Tidak ada keluhan apa pun,” tegasnya.

Ia juga meluruskan informasi yang menyebut program pendidikan gratis di Pasaman telah terhenti dan akan muncul pungutan kepada orang tua siswa. Muslim memastikan kabar tersebut tidak benar.

“Sekolah gratis tetap berlaku. Tidak ada biaya apa pun yang dibebankan kepada orang tua. Sampai hari ini, tidak ada pungutan, termasuk SPP,” jelasnya.

Terkait penyesuaian dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemkab Pasaman ke Pemerintah Provinsi Sumbar, Muslim menegaskan bahwa hal tersebut tidak memengaruhi layanan pendidikan kepada siswa.

“Kalau ada pengurangan BKK, yang terdampak hanya pos non-esensial. Pendidikan tetap berjalan. Penyesuaian mungkin terjadi pada pembiayaan yang bisa ditunda, seperti perjalanan dinas, pengadaan komputer, AC, atau perbaikan sarana tertentu,” katanya.

Menutup penjelasannya, Muslim memastikan kembali bahwa proses pembelajaran di seluruh sekolah menengah tetap berlangsung tanpa hambatan, termasuk urusan kesejahteraan guru.

“Guru tidak mengalami kendala apa pun. Semua kebutuhan sudah terpenuhi. Orang tua siswa juga tidak menanggung biaya apa pun. Semuanya berjalan normal,” tutupnya. (*)

Avatar of M. Abdi Lubis
Avatar of Arditono
M. Abdi Lubis
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version