AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
13,944 view

Bantuan Beras di Bukittinggi 2025 Disalurkan ke Puluhan Ribu Keluarga

Berita hangat: bagaimana Bantuan beras di Bukittinggi 2025 mempengaruhi berbagai aspek kehidupan.
Anggota Komisi IV DPR RI, Cindy Monica Salsabila Setiawan, menyerahkan secara simbolis bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat di Kelurahan Koto Selayan, yang disaksikan Wawako Bukittinggi, Ibnu Asis. (Foto: Diskominfo Bukittinggi)

Bukittinggi, AyoSumbar.id – Bantuan beras di Bukittinggi 2025 disalurkan mulai Selasa (19/8/2025), dalam suasana hangat di Aula Balai Kota Bukittinggi. Momen ini menjadi titik temu antara harapan masyarakat dan komitmen pemerintah, saat keluarga penerima manfaat menantikan bantuan pangan yang sangat dibutuhkan.

Peluncuran penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) ini disaksikan langsung oleh Anggota Komisi IV DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Asril. Acara dihadiri pula Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, sejumlah anggota DPRD Bukittinggi, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumbar R. Darma Wijaya, kepala OPD, camat, lurah, serta perwakilan keluarga penerima manfaat (KPM).

Program bantuan pangan ini menyasar 160.988 KK penerima manfaat di delapan kabupaten/kota di Sumatera Barat, dengan total bantuan beras di Bukittinggi 2025 mencapai 3,2 juta ton beras. Khusus Kota Bukittinggi, bantuan untuk periode Juni dan Juli diberikan kepada 4.937 KK, dengan total 49.370 kilogram beras.

Darma Wijaya menegaskan bahwa penyaluran ini adalah amanah undang-undang untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat. Ia menyampaikan kesiapan Bulog mendukung distribusi hingga tingkat kelurahan agar bantuan beras di Bukittinggi 2025 tepat sasaran.

“Program bantuan pangan ini merupakan wujud cinta pemerintah kepada rakyat, sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945. Dengan dukungan semua pihak, penyaluran ini diharapkan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Asril menambahkan, keberhasilan program ini tidak cukup hanya dilihat dari jumlah beras yang didistribusikan, tetapi juga dampak jangka panjangnya bagi ketahanan pangan masyarakat. Ia menekankan pentingnya regulasi berkelanjutan yang mendukung kesejahteraan rakyat secara menyeluruh.

Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis menyoroti peran petani lokal dalam pemenuhan kebutuhan pangan kota. Ia menyebut saat ini petani hanya mampu panen dua hingga tiga kali setahun, namun dengan dukungan pemerintah pusat dan Komisi IV DPR RI, produktivitas diharapkan meningkat sehingga kebutuhan 122 ribu jiwa penduduk Bukittinggi dapat terpenuhi.

Sementara itu, Cindy Monica Salsabila Setiawan menegaskan bahwa distribusi harus selaras dengan produksi agar manfaat beras sampai ke masyarakat. “Apa yang kita salurkan hari ini bukan sekadar beras, tetapi juga harapan, keadilan, dan masa depan bagi masyarakat,” tuturnya.

Acara ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan beras di Bukittinggi 2025 kepada enam perwakilan keluarga penerima manfaat dari Kelurahan Koto Selayan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version