AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
952 view

Baru 3 Bulan Menjabat Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Ditarik ke Mabes Polri

Foto eksklusif yang menggambarkan kondisi Kapolda Sumbar saat ini.
Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang dimutasi dari jabatannya Kapolda Sumbar menjadi Pati Baintelkam Polri. (Foto: Humas Polda Kaltara)

Padang, AyoSumbar.id – Kapolda Sumbar berganti setelah Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy dimutasi dari jabatannya yang baru sekitar tiga bulan. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026, posisi tersebut selanjutnya diisi Irjen Pol Jawari.

Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, membenarkan adanya pergantian pimpinan Polda Sumbar tersebut. “Memang benar ada penggantian berdasarkan Surat Telegram Kapolri terbaru,” kata Susmelawati, Sabtu (3/10/2026).

Djati Wiyoto Abadhy sebelumnya resmi bertugas di Sumbar mulai 6 Juli 2026. Dalam surat telegram terbaru itu, ia mendapat penugasan sebagai perwira tinggi (Pati) Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri dengan penugasan khusus pada Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).

Sementara itu, Irjen Pol Jawari yang ditunjuk sebagai Kapolda Sumbar sebelumnya menjabat Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri). Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi.

Katanya, kebijakan tersebut dilakukan sesuai kebutuhan organisasi, sekaligus untuk pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian. “Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri,” kata Johnny dalam keterangan resminya.

“Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” sambungnya.

Kombes Pol Susmelawati Rosya juga menegaskan pergantian tersebut tidak berkaitan dengan persoalan tertentu di lingkungan institusi kepolisian. Ia meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai alasan pergantian pimpinan Polda Sumbar.

Meski masa tugasnya di Sumbar sekitar tiga bulan, Djati disebut telah menjalankan sejumlah program penegakan hukum serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Program tersebut antara lain pemberantasan aktivitas pertambangan ilegal, pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, serta penindakan terhadap peredaran narkoba.

Djati juga meningkatkan penanganan dan mitigasi bencana di wilayah Sumbar. Salah satunya ketika ia turun langsung memimpin penanganan banjir bandang di Kabupaten Solok pada 21 September lalu.

Dalam penanganan bencana itu, Djati mengawal langsung upaya personel Polri di lapangan untuk membantu masyarakat terdampak. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of Aris Prima Gunawan
Aprizal Noer
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version