Batang Anai di Korong Balah Aie Ancaman Serius 7 Rumah Warga
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Korong Balah Aie, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, menghadapi ancaman serius akibat aliran Batang Anai yang terus menghantam bukit di sekitar permukiman warga. Kondisi ini memicu kekhawatiran longsor yang berpotensi menyeret rumah penduduk di kawasan tersebut.
Data yang dihimpun menyebutkan, sedikitnya tujuh rumah di Korong Balah Aie berada dalam posisi rawan jika bukit kecil yang tergerus aliran sungai tersebut runtuh. Situasi ini menimbulkan kecemasan mendalam di tengah masyarakat setempat.
“Warga sangat cemas dengan kondisi ini. Jadi, dibutuhkan tindakan cepat dari pemerintah untuk mencegah kejadian tersebut,” ujar salah seorang anak nagari di Korong Balah Aie, Ridho Ilham, Kamis (1/1/2026).
Ridho menjelaskan, masyarakat berharap pemerintah segera menurunkan alat berat untuk mengatur aliran Sungai Batang Anai agar tidak terus menggerus badan bukit.
Menurutnya, intensitas hujan lebat yang masih sering terjadi meningkatkan risiko longsor di kawasan tersebut. “Sekarang hujan dengan intensitas lebat masih sering terjadi di sini. Risiko bukit ini terban pun makin besar,” katanya.
Ia mengungkapkan, dampak bencana di Korong Balah Aie sejauh ini telah merusak 12 rumah warga, dengan tujuh di antaranya mengalami kerusakan kategori sedang. Selain itu, sebanyak 179 rumah terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
“Total ada 240 kepala keluarga yang terdampak bencana di korong ini. Sebanyak 13 KK kehilangan rumah, dan 12 KK tidak bisa menghuni rumahnya,” ungkap Ridho.
Ridho menambahkan, keterisolasian warga terjadi karena infrastruktur jalan putus diterjang aliran air sungai. Saat ini, warga hanya dapat melintas melalui alur sungai dan itu pun jika kondisi cuaca tidak hujan.
“Kalau bantuan kebutuhan pokok sejauh ini terpenuhi. Yang sekarang sangat dibutuhkan warga yaitu penanganan sungai ini dan akses alternatif agar warga tidak terisolasi lagi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Padang Pariaman, El Abdes Marsyam, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan kondisi Korong Balah Aie tersebut. “Terima kasih atas informasinya. Kami akan segera tinjau,” jawabnya via WhatsApp. (*)
