AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
44,387 view

Brigadir Ramadhan, Polisi yang Menginspirasi dan Memberi Banyak Manfaat untuk Masyarakat

Tangkapan eksklusif dari insiden besar terkait Brigadir Ramadhan,TK A Madhani.
Brigadir Ramadhan didampingi istri Febriani, bersama para guru dan anak-anak didik TK A. Madhani, Jumat (11/4/2025). (Foto: TimAS)

Pendidikan Atlet untuk Kemandirian

Ternyata tak hanya TK dan TPA, Ramadhan juga masih sempat membuat kelas Karate di rumahnya itu 3 kali dalam seminggu. Jumlah karateka yang diajarkannya pun mencapai 60 orang.

“Jadi atlet adalah mendidik untuk mandiri dan sportif dalam menjalani kehidupan. Selain itu, saya lihat anak-anak yang dibekali keterampilan sebagai atlet, lebih mudah dalam pendidikan dan pekerjaan nantinya,” jelas Brigadir Ramadhan.

Ia pun menceritakan, belakangan banyak anak-anak perempuan belajar karate di tempatnya. Hal ini karena viralnya peristiwa yang dialami oleh Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan di Kayu Tanam.

“Sekarang anak-anak perempuan ataupun orangtua banyak yang menyadari pentingnya keterampilan untuk membela diri. Kita sangat mendukung ini,” ujar Ketua Pengcap Karate Padang Pariaman dan Sekum Pengprov Karate Sumbar ini.

Jadi, bagi Brigadir Ramadhan dan Febriani, pendidikan bukan hanya soal membaca dan menulis. Tapi soal membentuk karakter. “Kami ingin anak-anak tumbuh cerdas, agamais, dan mandiri,” tukas Ramadhan yang juga didampingi Kepala TK A Madhani, Khairunnisa Angriani Pratiwi.

Polisi, Guru, Ayah, Motivator bagi Generasi Nagari

Brigadir Ramadhan didampingi istri Febriani, bersama para guru, orang tua anak, dan anak-anak didik TK A. Madhani, Jumat (11/4/2025). (Foto: TimAS)

Di mata orangtua anak, ternyata TK A Madhani bukan ruang edukasi biasa bagi anak-anak mereka. Namun lebih kepada tempat motivasi bagi anak.

“Yang mendirikan pak polisi, tentu anak-anak tertarik belajar di sini. Apalagi anak saya laki-laki. Cita-citanya tentu juga mengarah ke situ,” jelas Rika Nuri (35) salah seorang orangtua anak.

Ia juga apresiasi TK A Madhani yang mampu membawa anak-anaknya sampai masuk bandara, untuk menyaksikan langsung pesawat. “Itu sangat memotivasi anak-anak. Apalagi lihat seragam pilot yang gagah itu kan,” tukasnya.

Sedangkan wali anak lainnya, Rini Gusti (34), mengatakan bahwa pendidikan di TK A Madhani membuat anaknya lebih cakap dalam hubungan sosial.

Begitupun dalam ilmu dasar keagamaan. “Kami sangat mengapresiasi dan senang anak kami berkembang baik di sini,” ucapnya. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Aprizal Noer
Putri Maharani
Penulis
Aprizal Noer
Editor
Exit mobile version