AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik

BUMNag Bersama Diminta Tetap Berpijak pada Semangat Pemberdayaan Masyarakat

Camat Sangir Balai Janggo Muslim saat memberikan arahan. Ardi/TimAs
Camat Sangir Balai Janggo Muslim saat memberikan arahan. Ardi/TimAs

 

Solok Selatan,Ayosumbar.com — Badan Usaha Milik Nagari Bersama (BUMNag Bersama) yang merupakan kelanjutan dari program PNPM-MPd (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan) diharapkan tetap menjaga nilai dan tujuan utama dari program tersebut, yakni memberdayakan masyarakat desa agar mampu meningkatkan kesejahteraan secara mandiri.

 

Hal itu disampaikan Camat Sangir Balai Janggo, H. Muslim, S.Pd, saat membuka kegiatan Musyawarah Antar Nagari (MAN) Tutup Buku Tahun 2025 BUMNag Bersama Pendulang Karya Anak Nagari di Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Kamis (12/3/2026).

 

Ia menegaskan bahwa BUMNag Bersama boleh saja mengembangkan berbagai kegiatan usaha baru guna meningkatkan kinerja dan pendapatan. Namun demikian, semangat awal dari PNPM-MPd tidak boleh ditinggalkan.

 

Menurutnya, PNPM lahir sebagai upaya membantu masyarakat yang masih berada dalam kondisi ekonomi lemah. Karena itu, setiap program dan kegiatan yang dijalankan oleh BUMNag Bersama harus tetap berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat agar mereka dapat berkembang dan menjadi lebih mandiri.

 

“Silakan menambah atau meningkatkan kegiatan usaha apa pun, tetapi jangan melupakan ruh dari PNPM itu sendiri. Program ini hadir karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan taraf hidupnya,” ujarnya.

 

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan surplus usaha yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Salah satunya melalui penyaluran bantuan sosial kepada keluarga Rumah Tangga Miskin (RTM). Namun, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya diberikan begitu saja, melainkan juga diiringi dengan pengawasan dan pembinaan agar benar-benar memberikan manfaat bagi penerimanya.

 

Lebih jauh, camat yang dikenal sebagai salah satu camat paling lama menjabat di Sumatera Barat ini juga mengingatkan para Wali Jorong dan jajaran PKK agar aktif memberikan motivasi dan pembinaan kepada kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP).

 

Menurutnya, dana bergulir yang dikelola kelompok SPP harus dimanfaatkan secara tepat sasaran, terutama untuk kegiatan produktif yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Ia menegaskan agar masyarakat menghindari penggunaan pinjaman untuk kebutuhan yang bersifat konsumtif.

 

“Dana bergulir harus benar-benar dimanfaatkan untuk usaha produktif, bukan untuk hal-hal yang tidak mendesak. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tegasnya.

 

Melalui pengelolaan yang tepat serta komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat, BUMNag Bersama diharapkan terus menjadi motor penggerak ekonomi nagari dan mampu membantu masyarakat keluar dari keterbatasan ekonomi secara berkelanjutan. (adi)

Avatar of Arditono
Arditono
Penulis
Exit mobile version