AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
1,918 view

Capaian Pembangunan Berbagai Sektor di Solsel Menunjukan Perkembangan 

Foto eksklusif dari tempat kejadian terkait peristiwa Capaian pembangunan,pembangunan infrastruktur,pembangunan daerah,Indeks Pembangunan Manusia.
Camat Pauh Duo Aig Wadenko menyerahkan naskah Musrembang Kecamatan kepada Wabup Yulian Efi, Kamis (12/2/2026). (Foto: Ardi/TimAs)

Solok Selatan, AyoSumbar.id – Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, menyoroti capaian pembangunan makro daerah yang menunjukkan perkembangan menggembirakan. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan dinamika regulasi dari pemerintah pusat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Solok Selatan berhasil naik 0,84 poin menjadi 74,01.

Angka pengangguran pun menyusut menjadi 2,13 persen, sementara tingkat kemiskinan turun ke angka 6,00 persen. Pemerintah daerah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2025 mampu melampaui 4 persen.

“Berbagai tantangan seperti gejolak ekonomi global, potensi bencana, hingga rasionalisasi anggaran harus kita sikapi dengan cermat. Namun, hal itu tidak boleh mengendurkan semangat membangun,” ujar Yulian Efi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pauh Duo, Kamis (12/02/2026).

Wabup optimistis, seraya menyebutkan bahwa kondisi daerah diyakini akan semakin kuat dan stabil pada 2027.

Sejumlah program unggulan terus digenjot sebagai motor penggerak pembangunan. Di bidang pendidikan, hampir 100 ribu stel seragam gratis telah dibagikan kepada siswa baru mulai dari PAUD hingga SMA, termasuk sekolah di bawah kewenangan provinsi dan Kementerian Agama.

“Program “Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz” pun berkembang pesat, dengan 432 rumah tahfidz aktif dan 3.628 anak telah menyelesaikan pendidikan tahfidznya.

Pada sektor kesehatan, cakupan Jaminan Kesehatan Masyarakat mencapai 99,07 persen dari total penduduk,” jelasnya didampingi Camat Pauh Duo Aig Wadenko.

Capaian tersebut mengantarkan Solok Selatan meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tingkat nasional, sekaligus menjadi yang tertinggi di Sumatera Barat.

Tak hanya itu, geliat ekonomi kerakyatan juga terus diperkuat. Sebanyak 1.323 pelaku UMKM telah memperoleh dukungan sarana dan prasarana melalui program UMKM Naik Kelas.

“Di sisi lain, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas, mencakup peningkatan kualitas jalan, fasilitas layanan publik, hingga normalisasi sungai sebagai langkah mitigasi bencana,” tuturnya.

Melalui Musrenbang ini, pemerintah berharap seluruh usulan yang dirumuskan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat serta selaras dengan visi pembangunan daerah.

“Kolaborasi dan sinergi semua pihak diyakini menjadi kunci untuk mewujudkan Solok Selatan yang semakin maju dan berdaya saing,” ucapnya. (adi)

Avatar of Arditono
Avatar of TimAS
Arditono
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version