AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
9,408 view

Diusir Warga Kapalo Hilalang, Wabup Padang Pariaman Memaklumi

Gambar yang menjelaskan lebih dalam terkait Diusir Warga Kapalo Hilalang,wabup padang pariaman.
Wabup Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, saat rapat dengan Wali Nagari Kapalo Hilalang dan sejumlah tokoh masyarakat di nagari tersebut. Namun, kegiatan itu berujung pada pengusiran karena salah seorang warga mengungkapkan kekecewaan warga yang tidak diladeni ketika demo di Kantor Bupati Padang Pariaman pada Kamis (11/9/2025). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Wabup Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, diusir warga Kapalo Hilalang saat rapat di Kantor Wali Nagari Kapalo Hilalang, Jumat (12/9/2025). Namun, Rahmat hanya dapat memaklumi penolakan tersebut.

Rahmat menjelaskan, ia datang ke Kantor Wali Nagari Kapalo Hilalang atas permintaan Bupati Padang Pariaman. Hal itu sebagai respon terhadap dua aksi demonstrasi terkait Tarok City. Sebelum hadir, Rahmat mengaku sudah berkoordinasi dengan perangkat nagari dan tokoh masyarakat.

“Pertemuan itu memang diagendakan. Saya juga mengajak sejumlah kepala OPD untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat,” kata Rahmat dikutip Minggu (14/9/2025).

Dialog yang dihadiri perangkat nagari, niniak mamak, dan tokoh masyarakat awalnya berjalan tertib. Namun, suasana berubah setelah seorang warga menanyakan ketidakhadiran bupati. Situasi memanas, sehingga Rahmat memutuskan mengakhiri pertemuan dan berpamitan kepada warga.

Rahmat menegaskan, ketegangan warga dipicu dua aksi demonstrasi yang belum membuahkan kepastian soal tuntutan ganti rugi tanaman dan pembangunan Batalyon Kesehatan. Ia memastikan Pemkab Padang Pariaman tetap berkomitmen mencari solusi terbaik.

“Kami akan terus berupaya mencari jalan keluar atas tuntutan masyarakat setempat,” tegasnya.

Rahmat menekankan, pertemuan itu adalah langkah awal membangun komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat Kapalo Hilalang. “Pemerintah tidak akan mengabaikan aspirasi masyarakat,” ucapnya.

“Persoalan Tarok City ini memang sudah lama. Pemerintah daerah akan melibatkan seluruh pihak terkait agar pembahasan lebih terarah dan program strategis kawasan pendidikan terpadu dapat terlaksana tanpa mengabaikan hak masyarakat,” tukasnya.

Untuk diketahui, video saat Wabup Padang Pariaman diusir warga Kapalo Hilalang viral di media sosial. Aksi itu memicu pro dan kontra, ada yang menilai wajar dan ada pula yang menilai tidak etis. Namun, Rahmat menganggap kejadian itu sebagai hal wajar. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version