DMI Solok Selatan Resmi Dilantik, Masjid Didorong Jadi Ruang Inklusif dan Solusi Umat
Solok Selatan,Ayosumbar.id —Kepengurusan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Solok Selatan resmi dikukuhkan. Pengukuhan ini menjadi langkah awal penguatan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang lebih adaptif dan inklusif.
Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, yang juga mengemban amanah sebagai Ketua DMI Kabupaten Solok Selatan, menegaskan bahwa masjid memiliki posisi strategis dalam membangun kehidupan sosial umat.
Menurutnya, fungsi masjid tidak boleh berhenti pada aktivitas ritual semata, tetapi harus berkembang menjadi ruang pembinaan, literasi keislaman yang moderat, serta penggerak solidaritas sosial dan ekonomi masyarakat.
Ia menilai dinamika sosial yang terus berubah menuntut masjid untuk lebih responsif terhadap kebutuhan zaman. Tantangan generasi muda, penguatan nilai kebangsaan, hingga persoalan keumatan perlu dijawab melalui peran masjid yang terbuka, ramah, dan mampu menjadi perekat persatuan.
“Masjid idealnya menjadi tempat yang menyejukkan, merangkul semua kalangan, serta memberi rasa memiliki bagi umat,” ujarnya.
Namun demikian, Yulian Efi juga mengakui masih terdapat berbagai persoalan yang dihadapi pengelolaan masjid, mulai dari manajemen yang belum optimal, keterbatasan regenerasi pengurus dan imam muda, hingga minimnya ruang partisipasi bagi kaum muda dan perempuan.
Kondisi ini, menurutnya, menjadi tantangan bersama yang harus dijawab secara kolaboratif.
Melalui DMI, ia berharap kapasitas pengurus masjid dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi profesionalisme, tata kelola, maupun penguatan jaringan kerja sama. Sinergi dengan pemerintah daerah, Kementerian Agama, organisasi keislaman, serta elemen masyarakat lainnya dinilai menjadi kunci keberhasilan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga masjid tetap berada pada jalur persatuan umat, terbebas dari kepentingan politik praktis dan pengaruh paham ekstrem.
“DMI harus hadir sebagai rumah bersama bagi seluruh masjid, membina dengan bijak, menguatkan tanpa mendominasi, serta melayani umat melalui kerja nyata,” pungkasnya. (adi)
