AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
1,610 view

Evaluasi Pelaksanaan MBG di Kota Solok, Dinkes Perkuat Pengawasan dan Standar Gizi

Foto yang menangkap dinamika Evaluasi Pelaksanaan MBG di Kota Solok dalam peristiwa besar.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok Ardinal bersama narasumber dan peserta kegiatan evaluasi pelaksanaan MBG Kota Solok di Aula Dinkes, Kamis (26/2/2026). (Foto: Niko/TimAS)

Kota Solok, AyoSumbar.id – Evaluasi pelaksanaan MBG di Kota Solok menjadi fokus Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Kesehatan guna memastikan program berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kota Solok, Kamis (26/2/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Ardinal, SKM, MKM, membuka pertemuan itu didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat, Hartini, dan Koordinator Wilayah BGN Kota Solok, Fitri Wahyuni, Pertemuan ini diikuti unsur pelaksana program untuk menyamakan langkah dan memperkuat pengawasan.

Ardinal menegaskan evaluasi pelaksanaan MBG di Kota Solok menjadi momentum memperbaiki aspek teknis di lapangan dan tata kelola manajemen. Ia menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan agar makanan yang disalurkan memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, dan kecukupan gizi.

“Evaluasi ini menjadi kesempatan bagi kita untuk membenahi pelaksanaan program, baik secara teknis maupun manajerial, sehingga kualitas layanan semakin baik,” ujar Ardinal. Ia menambahkan, “Pengawasan harus terus dilakukan agar makanan yang diberikan memenuhi standar higienitas, keamanan, dan nilai gizi yang dibutuhkan.”

Pembahasan mencakup mekanisme distribusi makanan, mutu dan kandungan gizi menu, serta berbagai kendala selama program berjalan. Tim juga menilai dampak MBG terhadap peningkatan status gizi peserta didik dan kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.

Peserta kegiatan terdiri dari Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), ahli gizi SPPG, serta ahli gizi puskesmas se-Kota Solok. Dinas Kesehatan menghadirkan dua narasumber, Despa Wildawati (Sanitarian), dan Irma Ratna Armeida (Ahli Gizi), untuk memperkuat materi evaluasi pelaksanaan MBG di Kota Solok.

Despa menekankan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan indikator kesehatan lingkungan di setiap dapur SPPG agar pelaksanaan MBG memenuhi standar higienitas. Ia meminta seluruh pengelola dapur konsisten menjalankan prosedur yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Irma menegaskan pemenuhan gizi bagi kelompok rentan, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, anak sekolah hingga remaja, sangat menentukan tumbuh kembang optimal. “Penyusunan menu MBG harus disesuaikan dengan standar gizi dan kebutuhan berdasarkan kelompok umur, agar angka kecukupan gizi dapat terpenuhi,” ujarnya.

Melalui evaluasi pelaksanaan MBG di Kota Solok ini, Pemerintah Kota Solok berharap program tidak hanya meningkatkan asupan gizi, tetapi juga membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini. Dinas Kesehatan sebagai bagian dari Tim Satgas MBG berkomitmen melakukan pemantauan dan evaluasi rutin agar tujuan program tercapai dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (*)

Avatar of Niko Irawan
Avatar of TimAS
Niko Irawan
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version