AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
10,948 view

Fakta Penemuan Mayat Wanita di Selokan dan Hoaks yang Beredar

Berita utama: fakta dan opini terbaru mengenai Penemuan Mayat Wanita di Selokan,mayat wanita tanpa kepala di selokan,Polres Pasaman.
Proses evakuasi jenazah wanita yang ditemukan di selokan Kubu Gadang, Jorong Binubu, Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padang Gelugur, pada Selasa (12/8/2025) sekitar pukul 12.15 WIB. (Foto: Kodim 0305/Pasaman)

Pasaman, AyoSumbar.id – Polisi menjelaskan terkait fakta penemuan mayat wanita di selokan Kubu Gadang, Jorong Binubu, Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padang Gelugur, pada Selasa (12/8/2025) sekitar pukul 12.15 WIB.

Diduga, korban mengalami kekerasan sebelum ditemukan. Namun, identitasnya masih misterius. Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polres Pasaman, AKP Fion Joni Hayes, Rabu (13/8/2025).

Ia menjelaskan hasil visum luar menunjukkan adanya luka memar dan retakan di bagian leher serta pipi, diduga akibat benturan benda tumpul. “Hasil visum luar memang ditemukan bekas kekerasan di bagian leher dan pipi,” ujar AKP Fion.

Katanya, korban ditemukan dalam posisi kepala terbenam di lumpur dengan badan miring ke kanan. Jadi, menyangkut kabar di media sosial bahwa ditemukan mayat wanita tanpa kepala di selokan itu, polisi menegaskan informasi tersebut tidak benar.

“Seluruh bagian tubuh korban ditemukan lengkap dan utuh. Berita tanpa kepala itu hoaks (informasi bohong, Red,” tegas AKP Fion.

Ia juga menambahkan, dugaan tindak pidana pembunuhan semakin kuat karena korban masih mengenakan pakaian luar, tetapi tanpa bra dan celana dalam. Selain itu, terdapat luka membesar di bagian anus, yang memperkuat dugaan korban meninggal sebelum dibuang ke lokasi kejadian.

Jenazah korban kini dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk autopsi dan penyimpanan karena fasilitas di Polres Pasaman terbatas. Identitas korban masih belum diketahui, meski beberapa keluarga dari Pasaman Barat dan Padangsidimpuan telah mencoba mencocokkan ciri-ciri melalui video call.

“Hingga sekarang belum ada yang cocok. Warga Pasaman sendiri tidak ada yang melaporkan kehilangan anggota keluarga dengan ciri seperti korban,” tambah AKP Fion.

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera menghubungi Polres Pasaman atau RS Bhayangkara Padang agar proses identifikasi dapat segera dilakukan. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version