AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
8,386 view

Festival Alek Nagari Nan XX 2025 Meriahkan Lubuk Begalung

Liputan foto: bagaimana Festival Alek Nagari Nan XX 2025 menjadi fenomena sosial?
Salah satu penampilan kesenian tradisional Minangkabau saat penutupan Festival Alek Nagari Nan XX 2025 di Gedung Balai Basuo, Pagambiran Ampalu Nan XX, Minggu (24/8/2025) malam. (Foto: Prokopim Setdako Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Festival Alek Nagari Nan XX 2025 menjadi penutup akhir pekan yang penuh warna di Kecamatan Lubuk Begalung, Padang. Selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (23–24 Agustus 2025), masyarakat larut dalam kemeriahan seni, budaya, dan kebersamaan yang berlangsung di Gedung Balai Basuo, Kelurahan Pangambiran Ampalu Nan XX. Penutupan resmi festival ini dilakukan oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, pada Minggu malam.

Festival yang mengangkat tema “Ka Iliah Sarangkuah Dayuang, Kamudiak Saantak Galah” tersebut menghadirkan ragam kegiatan bernuansa Minangkabau. Mulai dari Lomba Maminang, Lomba Shalawat, Lomba Sumbang 12, hingga Lomba Lagu Minang, semua menjadi magnet bagi masyarakat untuk hadir dan menikmati pertunjukan. Tidak hanya itu, Pawai Budaya, Makan Bajamba, serta Pengukuhan Mamak Tapian Nagari Nan XX ikut memperkaya nuansa tradisi dalam helatan ini.

Kemeriahan festival semakin lengkap dengan hadirnya bazar UMKM yang memamerkan produk lokal. Suasana Balai Basuo pun hidup dengan interaksi masyarakat yang tak hanya datang menonton, tetapi juga berbelanja dan mendukung pelaku usaha kecil.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasinya terhadap seluruh pihak yang berkontribusi.

“Terima kasih dan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta seluruh elemen masyarakat yang berperan aktif dalam festival ini. Kegiatan tersebut selaras dengan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, yaitu Sinergi Nagari,” ujar Maigus.

Festival Alek Nagari Nan XX tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua kalinya. Antusiasme masyarakat terlihat jelas, baik dari peserta maupun penonton yang hadir. Bagi warga, festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang untuk menjaga serta melestarikan warisan budaya Minangkabau agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Penutupan festival malam itu berlangsung hangat. Sorak-sorai masyarakat bercampur dengan alunan musik tradisional, menjadi penanda bahwa alek nagari bukan hanya agenda seremonial, melainkan perayaan identitas dan kebersamaan.

Dengan berakhirnya Festival Alek Nagari Nan XX 2025, masyarakat Lubuk Begalung seolah kembali diingatkan bahwa budaya adalah rumah bersama, tempat setiap orang pulang dan berakar. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version