AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
5,369 view

Huntara di Padang Pariaman Dibangun, Gubernur Dukung Percepatan

Tangkapan layar dari laporan resmi mengenai Huntara di Padang Pariaman,Huntap.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat meletakkan batu pertama pembangunan Huntap di Padang Pariaman, Sabtu (13/12/2025). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Huntara di Padang Pariaman resmi memasuki tahap pembangunan sebagai bagian dari percepatan penanganan hunian masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat. Pemerintah menandai langkah tersebut melalui peletakan batu pertama pembangunan Hunian Sementara (Huntara) Provinsi Sumatera Barat yang dipusatkan di Kabupaten Padang Pariaman.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memimpin langsung peletakan batu pertama. Ia didampingi Sekretaris Utama BNPB, jajaran Forkopimda Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda Kabupaten Padang Pariaman, serta instansi terkait.

Sejumlah kepala daerah dari wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat mengikuti kegiatan ini secara daring melalui Zoom Meeting. Mereka berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Pemerintah membangun Huntara di Padang Pariaman di kawasan Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyiapkan lahan seluas sekitar 1,7 hektare. Pada tahap awal, pemerintah mengusulkan pembangunan 34 unit hunian sementara bagi warga terdampak.

Gubernur Mahyeldi mendorong seluruh kepala daerah di Sumatera Barat agar segera menyiapkan lahan di wilayah masing-masing. Ia menilai kesiapan lokasi menjadi kunci percepatan pembangunan hunian bagi korban bencana.

“Kita berharap hunian sementara ini bisa berlanjut menjadi hunian tetap. Karena itu, sejak awal lokasi Huntara harus disiapkan untuk Huntap,” kata Mahyeldi.

Ia menjelaskan bahwa BNPB melaksanakan pembangunan Huntara. Sementara itu, pemerintah pusat akan melanjutkan program hunian permanen melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Selain pembangunan Huntara di Padang Pariaman, pemerintah juga mempercepat pemulihan infrastruktur penunjang. Saat ini, pemasangan jembatan Bailey di ruas Kayu Tanam–Padang Mantuang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, telah mencapai progres sekitar 55 persen.

Pemerintah menargetkan jembatan sepanjang 40 meter tersebut rampung dalam dua hari ke depan agar akses masyarakat kembali normal.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Mahyeldi menyampaikan pesan penguatan kepada masyarakat Sumatera Barat. Ia menegaskan komitmen negara dalam proses pemulihan pascabencana.

“Kita tidak sendiri. Negara hadir untuk masyarakat. Pemerintah akan terus memfasilitasi kebutuhan dan pemulihan warga terdampak,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Gubernur Sumatera Barat dan Sekretaris Utama BNPB. Ia menilai pemerintah pusat dan provinsi menunjukkan perhatian serius sejak awal bencana.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat BNPB yang langsung merealisasikan pembangunan Huntara di Padang Pariaman.

“Lokasi Huntara ini aman dan strategis bagi masyarakat yang kehilangan rumah akibat bencana berat,” ujar John Kenedy Azis.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyiapkan lokasi tersebut tidak hanya untuk hunian sementara. Pemerintah daerah juga mengusulkan kawasan itu sebagai lokasi pembangunan Hunian Tetap ke depan.

“Kami menyiapkan lahan ini untuk Huntara sekaligus Huntap bagi masyarakat Asam Pulau dan Pasia Laweh. Lokasinya dekat dengan tempat tinggal awal warga dan aman untuk jangka panjang,” pungkasnya. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version