AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
23,674 view

Jembatan di Korong Padang Mantuang Putus, Warga sudah Lama Terisolasi

Berita hangat: bagaimana Jembatan di Korong Padang Mantuang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan.
Warga Korong Padang Mantuang, Nagari Kayu Tanam kesulitan akses karena putusnya jembatan di korong itu sejak pertengahan 2024. (Foto: Warga)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Jembatan di Korong Padang Mantuang, Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, yang putus sejak pertengahan 2024, hingga kini belum juga dibangun kembali.

Kondisi ini membuat warga setempat terus hidup dalam keterisolasian. Jembatan sepanjang 25 meter yang membentang di atas Batang Air Sungai Kalu itu ambruk diterjang derasnya arus sungai beberapa bulan lalu.

Sejak jembatan di Korong Padang Mantuang putus, aktivitas warga lumpuh, terutama dalam mengangkut hasil pertanian seperti durian, padi, pinang, casiavera, dan jagung.

“Kami sangat kesulitan. Harus memutar sejauh 5 kilometer lewat jalur lingkar ke arah INS. Ongkos jadi mahal, waktu juga habis di jalan,” keluh Deni, salah seorang warga yang menggantungkan hidup dari hasil kebun.

Warga mengaku kecewa karena hingga kini belum ada kejelasan kapan pembangunan kembali akan dimulai. Mereka berharap pemerintah daerah tidak hanya datang meninjau, tetapi juga memberikan solusi nyata.

Menanggapi persoalan tersebut, Bupati Padang Pariaman JKA bersama Sekda Rudi Repenaldi Rilis dan Wali Nagari Kayu Tanam, Harmen Sadri, turun langsung meninjau lokasi jembatan yang runtuh, Minggu (13/4) sore.

“Ini tidak bisa dibiarkan berlarut. Dalam waktu dekat akan kita bicarakan dengan dinas terkait agar pembangunan jembatan bisa segera dimulai,” ujar Bupati JKA saat berada di lokasi.

Wali Nagari Kayu Tanam, Harmen Sadri, turut menyuarakan pentingnya percepatan pembangunan jembatan di Korong Padang Mantuang. Ia menilai, jembatan tersebut merupakan jalur vital bagi kelangsungan ekonomi masyarakat.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung antarwilayah, tapi penopang utama ekonomi masyarakat. Janji pembangunan sempat disampaikan oleh Bupati sebelumnya, Suhatri Bur, namun tertunda karena pergantian kepemimpinan,” kata Harmen.

“Kini, warga menggantungkan harapan besar pada Bupati JKA dan Wakil Bupati Rahmat untuk mewujudkan janji yang sempat tertunda itu,” tambahnya.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dikabarkan tengah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat penanganan, baik melalui solusi darurat maupun pembangunan permanen. (*)


Avatar of Putri Maharani
Avatar of Aprizal Noer
Putri Maharani
Penulis
Aprizal Noer
Editor
Exit mobile version