AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
4,102 view

Jembatan di Tiku V Jorong Putus, Bupati Agam Perjuangkan Pembangunan Bailey

Foto jurnalistik yang menangkap situasi di lapangan tentang Jembatan di Tiku V Jorong Putus,jembatan bailey.
Bupati Agam, Benni Warlis, saat meninjau jembatan di Tiku V Jorong yang putus akibat banjir Batang Masang. (Foto: Diskominfo Agam)

Agam, AyoSumbar.id – Jembatan di Tiku V Jorong putus. Alhasil, akses warga di Kecamatan Tanjung Mutiara itu terganggu. Kondisi itupun mendapat perhatian langsung Bupati Agam, Benni Warlis Dt Tan Batuah, Kamis (18/12/2025).

Peninjauan tersebut menjadi respons cepat Pemerintah Kabupaten Agam menyusul terputusnya akses transportasi warga akibat meluapnya Sungai Batang Masang. Banjir merusak jembatan dan ruas jalan hingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Dalam kunjungan itu, Bupati Benni Warlis didampingi Asisten I Setda Agam Yunilson, Kepala Dinas PUTR Agam Ofrizon, Camat Tanjung Mutiara Edo Aipa Pratama, serta Wali Nagari Tiku V Jorong Edison. Rombongan meninjau langsung kondisi kerusakan infrastruktur di lokasi terdampak.

Camat Tanjung Mutiara Edo Aipa Pratama menyebut banjir menghanyutkan tiga jembatan, yakni Jembatan Ujung Karang I, Jembatan Ujung Karang II, dan Jembatan Bakung. Akibatnya, wilayah Subang-subang terisolasi karena akses darat terputus dan hanya dapat dilalui dengan perahu.

“Pada Jembatan Ujung Karang I, kurang lebih sepanjang 80 meter badan jalan putus. Ruas jalan ini merupakan jalan provinsi Tiku–Sasak,” ujar Edo Aipa Pratama.

Ia menambahkan, sekitar 700 kepala keluarga terdampak banjir dan terhambat akses transportasi menuju Labuhan dan Subang-subang. Kondisi tersebut turut mengganggu aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat setempat.

Menanggapi situasi itu, Bupati Benni Warlis menegaskan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk percepatan pemasangan jembatan bailey sebagai solusi sementara. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan akses warga dalam waktu dekat.

“Kita dorong agar jembatan bailey segera dipasang, sehingga akses masyarakat bisa kembali terbuka dan aktivitas ekonomi dapat berjalan normal,” kata Benni Warlis.

Ia juga mengungkapkan, secara keseluruhan terdapat 13 jembatan bailey yang perlu dipasang di Kabupaten Agam akibat bencana banjir. Kondisi tersebut telah dilaporkan langsung kepada Presiden Republik Indonesia saat kunjungan kerja ke Agam beberapa waktu lalu.

Pemerintah daerah berharap percepatan pemasangan jembatan bailey dapat segera memulihkan akses transportasi dan mengembalikan aktivitas warga terdampak ke kondisi normal. (*)

Avatar of St Batuah
Avatar of Arditono
St Batuah
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version