AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
4,333 view

Jenguk Lansia Korban Dugaan Kekerasan, Bupati Pasaman Dukung Penegakan Hukum

Visualisasi unik yang memberikan perspektif berbeda tentang Lansia Korban Dugaan Kekerasan,pemulihan trauma korban.
Bupati Pasaman, Welly Suhery didampingi Wabup Pasaman H. Parulian, saat menjenguk Saudah di RS TIB Lubuk Sikaping, Senin (5/1/2026). (Foto: Diskominfo Pasaman)

Pasaman, AyoSumbar.id – Bupati Pasaman, Welly Suhery, menjenguk lansia korban dugaan kekerasan bernama Saudah (68) yang menjalani perawatan kritis di RS Tuanku Imam Bonjol (TIB) Lubuk Sikaping.

Bupati Welly datang bersama Wakil Bupati Pasaman H. Parulian, Kepala Dinas P3AP2KB, Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran OPD. Ia melihat langsung kondisi Saudah yang dirawat di ruang bedah akibat luka serius yang dideritanya.

Saudah merupakan warga Kampung Lubuk Aro, Nagari Padang Matinggi Utara, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman. Lansia korban dugaan kekerasan tersebut, mengaku sebelumnya berupaya melarang perusakan lingkungan di lahan miliknya.

Akibat insiden tersebut, Saudah mengalami kekerasan fisik berat hingga harus menjalani perawatan intensif sejak Kamis (1/1/2026). Tim medis menyatakan bahwa kondisi korban masih memerlukan penanganan ketat.

Dalam kunjungan itu, Bupati Welly menegaskan kehadirannya bukan sekadar simbolis. “Saya datang ke sini sebagai bentuk perhatian mendalam, bukan untuk seremonial. Saya ingin melihat langsung kondisi ibu kita Saudah dan memastikan semua pihak bergerak cepat menangani Ibu Saudah,” ujar Welly, Senin (5/1/2026).

Bupati juga meminta pihak RS Tuanku Imam Bonjol memberikan penanganan optimal terhadap seluruh luka yang dialami korban. Ia menekankan agar lebam, memar, dan rasa sakit yang diderita Saudah ditangani secara maksimal.

Selain itu, Bupati memastikan seluruh biaya pengobatan tidak menjadi beban keluarga. Ia langsung memerintahkan Dinas P3AP2KB menanggung seluruh biaya perawatan Saudah melalui anggaran Pemerintah Kabupaten Pasaman.

Kepala Dinas P3AP2KB Furkan membenarkan kebijakan tersebut dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Arma Putra yang turut hadir di lokasi. Keduanya memastikan dukungan penuh pemerintah daerah bagi lansia korban dugaan kekerasan tersebut.

Saudah dan keluarga menyampaikan rasa haru atas perhatian pemerintah daerah. “Saya berterima kasih Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati bersama rombongan sudah datang melihat saya langsung, terima kasih banyak Bapak,” ujar Saudah sambil menahan tangis.

Dalam kesempatan yang sama, Welly menyerahkan bantuan uang tunai untuk meringankan beban keluarga. Ia juga berkomitmen mendorong penyelesaian hukum kasus ini dengan berkoordinasi bersama Polres Pasaman.

Terkait proses hukum, Bupati menyatakan dukungan terhadap langkah aparat penegak hukum dalam menangani perkara secara adil dan transparan. Pemerintah daerah juga menurunkan instansi terkait untuk memberikan pendampingan psikologis guna membantu pemulihan trauma korban lansia tersebut.

Bupati Welly mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus sepenuhnya kepada pihak berwenang. Pemkab Pasaman berharap keadilan bagi Saudah segera terwujud demi menjaga keamanan dan ketertiban daerah. (*)

Avatar of M. Abdi Lubis
Avatar of Arditono
M. Abdi Lubis
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version