AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
16,758 view

Kader HMI Harus Merawat Adat, Jalani LK II dan SC di Padang Pariaman

Ilustrasi menarik yang menggambarkan Kader HMI Harus Merawat Adat,senior HMI,LK II HMI di Padang Pariaman dengan jelas.
Asisten I Setdakab Padang Pariaman, Rudi Rahmat, membuka LK II dan SC kader HMI, di Aula Kantor Bupati Padang Pariaman, Selasa (22/4/2025). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Kader HMI harus merawat adat sebagai bagian dari perjuangan intelektual dan sosial mereka. Komitmen ini tercermin dalam pelaksanaan Latihan Kader II (LK II) dan Senior Course (SC) yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pariaman di Kabupaten Padang Pariaman selama sepekan, 22-28 April 2025.

Kegiatan bertajuk “Reaktualisasi dan Penguatan Adat sebagai Pilar HMI dalam Menghadapi Dinamika Zaman” ini dilaksanakan di dua lokasi utama, yakni Kantor Bupati Padang Pariaman dan Hall IKK Parit Malintang.

Sebanyak 66 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia yang mengikuti LK II HMI di Padang Pariaman itu. Pembukaannya pun dihadiri oleh sejumlah tokoh penting.

Tampak di sana Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Jasman, Asisten I Setdakab Padang Pariaman, Rudi Rahmat, Kapolres Padang Pariaman AKBP Faisol, serta Kadiskominfo Padang Pariaman yang juga merupakan senior HMI, Zahirman.

Dalam sambutannya, Rudi Rahmat mengapresiasi dedikasi HMI dalam mencetak generasi yang tangguh dan berakhlak. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai adat Minangkabau, yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah, perlu terus dijaga dan diwariskan oleh generasi muda, khususnya kader HMI.

“Nilai-nilai lokal adalah penopang karakter generasi penerus. HMI punya peran besar dalam memastikan kearifan ini tetap hidup di tengah arus perubahan zaman,” tuturnya.

Senada, Jasman mengingatkan pentingnya menjaga warisan budaya sebagai identitas bangsa. Ia menekankan bahwa adat bukan sekadar simbol, tetapi menjadi pijakan dalam perjuangan sosial dan keumatan.

“Di tengah derasnya arus globalisasi, nilai-nilai budaya lokal menjadi jangkar yang menjaga arah perjuangan. HMI harus mampu menyatukan semangat Islam, kebangsaan, dan adat dalam satu gerak langkah,” kata Jasman.

Zahirman turut menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh peserta LK II HMI di Padang Pariaman dapat mengikuti pelatihan dengan kesungguhan dan menjadikannya sebagai momentum penguatan nilai diri.

“Kegiatan ini sangat strategis untuk membentuk kader yang tidak hanya cerdas, tapi juga punya integritas budaya dan spiritual. Jangan anggap ini sekadar formalitas, karena tantangan nilai di masa kini sangat kompleks,” pungkasnya. (*)


Avatar of Putri Maharani
Avatar of Aprizal Noer
Putri Maharani
Penulis
Aprizal Noer
Editor
Exit mobile version